Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga yang menjadi korban penipuan umrah oleh PT Travel Solusi Balad Lumampah (SBL) mengadu ke DPRD Jawa Barat.
Warga mengenakan pakaian serba putih mendatangi gedung DPRD Jawa
Barat di Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (6/2), dengan menggelar aksi damai.
"Kami meminta bantuan DPRD Jabar agar bisa mempertemukan calon jemaah yang tertipu oleh PT SBL dengan Polda Jawa Barat. Kami menuntut keadilan jemaah yang belum berangkat," kata Penasihat Forum Solidaritas Jemaah dan Karyawan SBL Holiludin.
Pihaknya mengapresiasi kinerja polisi yang berhasil mengungkap kasus
penipuan oleh PT SBL dan para calon jemaah bisa diberangkatkan ke Tanah Suci. "Kami apresiasi kinerja polisi, biarkan pimpinan SBL ini diproses sesuai hukum, sesuai aturan polisi. Kapan kami diberangkatkan, kami minta dipertanggungjawabkan," katanya lagi.
Holiludin menambahkan, calon jemaah yang belum diberangkatkan sudah membayar lunas seluruh biaya. "Namun ada juga sebagian yang masih DP, bicara di sini yaitu yang sudah melunasi kewajiban, itu hak kami untuk diberangkatkan," kata dia.
Pihaknya juga berharap Kantor Pusat PT SBL di Kota Bandung bisa dibuka kembali dan meminta aset milik PT SBL yang disita agar dikembalikan karena itu milik jemaah.
"Perlu kami tegaskan di sini bahwa aset itu bukan punya manajemen tapi
punya jemaah," kata dia pula.
Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menuturkan pihaknya sudah mendapatkan informasi warga yang menjadi korban penipuan umrah oleh PT SBL akan mengadu kepada DPRD sejak beberapa hari lalu.
"Beberapa hari lalu ada masuk surat ke kami, tapi mulai hari ini sudah
reses. Tapi kami mengupayakan agar ada perwakilan dari fraksi yang bisa
menerima warga korban PT SBL," pungkasnya.(Ant/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved