Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

IDI Jatim Belum Terima Laporan Malpraktek

Faishol Taselan
01/2/2018 17:35
IDI Jatim Belum Terima Laporan Malpraktek
(ist)

IKATAN Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur hingga kini belum menerima laporan resmi terkait dua kasus dugaan adanya malpraktek yang terjadi di RS Siti Khadijah Sidoarjo dan RS Hospital Surabaya.

"Sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke IDI. Kami hanya menerima informasi dari media massa dan media sosial," kata Ketua Umum IDI Jatim, dr Poernomo Budi Setiawan di Surabaya, Kamis (1/2).

Tidak hanya dari korban, IDI juga belum menerima adanya permintaan klarifikasi dari rumah sakit tempat korban dirawat.

Dugaanya malpraktek dituduhkan pada seorang dokter yang bertugas di RS Siti Khadijah. Seorang Pasien disuntik oleh perawat padahal pasien tersebut sudah dalam kondisi meninggal.

Poernomo yang juga sebagai Biro Hukum Pembinaan dan Pembelaan IDI Jatim mengakui, meski dua kasus di dua rumah sakit itu menyangkut IDI Jatim, tapi karena belum adanya laporan pihaknya secara otomatis belum bertindak.

"Kami akan tanggapi dan dalami bila kasusnya sudah masuk ke IDI. Karena ini soal etika profesi, melanggar atau tidak. Pelanggaran dokter itu soal etika profesi, disiplin ilmu dan pelanggaran hukum," jelasnya.

Guna melihat seberapa jauh seorang dokter itu melakukan pelanggaran,
maka pihaknya juga akan mendalami apakah seorang dokter itu memang
melakukan pelanggaran etika profesi atau tidak.

"Jika melakukan pelanggaran hukum, biasanya pihak berwajib bekerja sama
dengan IDI ikut mendalami. Tapi kami juga akan melihat apakah pelanggaran itu menyangkut pelasanaan profesi. Apakah sudah melaksanakan protokol yang baik kepada suatu tugas kesehatan atau profesinya," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan ada malpraktek tersebut menyebabkan Supariyah, 40, asal Jalan Suningrat, Desa Ketegan Kecamatan Taman Sidoarjo yang menjadi korban. Kini kasusnya ditangani Polres Sidoarjo.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya