Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Silangit Ciptakan Ledakan Pariwisata

25/11/2017 11:49
Silangit Ciptakan Ledakan Pariwisata
(ANTARA/Puspa Perwitasari)

KEHADIRAN Bandara Internasional Silangit di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, diyakini akan berdampak luar biasa di dunia pariwisata.

"Sekarang kita sedang membuat ledakan baru di dunia pariwisata. Saat gerbang menuju keindahan Danau Toba yang menyimpan sejarah bumi dan kekayaan seni budaya suku-suku di Tano (Tanah) Batak terbuka lebar," ujar Presiden Joko Widodo saat meresmikan bandara itu, kemarin.

"Bukka ma pittu, bukka ma harbangan. Ai nunga rade labuan nihopal habang internasional. Dengan membacakan bismillah, Bandara Internasional Silangit resmi saya buka. Horas ma tondi madingin pir tondi matogu. Mauliate," kata Jokowi.

Kalimat berbahasa etnik Batak yang diucapkan Presiden itu berarti 'Sudah terbuka pintu, sudah terbuka gerbang. Sudah tersedia pelabuhan udara internasional. Terberkatilah jiwa dan raga'.

Bandara itu terletak di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut.

Dari ibu kota Sumut, Kota Medan, menuju bandara itu harus menempuh sekitar 250 kilometer atau sekitar 7 jam perjalanan darat.

Dari Bandara Silangit, untuk menuju salah satu titik di Danau Toba di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, cukup menempuh perjalanan darat 45 menit.

Dari Medan ke Balige harus menempuh sekitar 6 jam perjalanan darat.

Pembangunan bandara itu sebenarnya berlangsung pada masa penjajahan Jepang.

Hanya, pembangunan kembali bandara tersbeut baru berlangsung sejak 1995.

Kini, bandara itu memiliki landasan pacu (runway) 2.650 meter x 45 meter.

Akan tetapi, Jokowi tidak cepat berpuas diri. Dia langsung memerintahkan jajarannya untuk memperpanjang runway menjadi 3.000 meter serta perluasan terminal Bandara Internasional Silangit.

"Paling lambat 2020. Paling lambat berarti bisa 2018 atau 2019 dan terminalnya dari 3.000 meter persegi menjadi 10.000 meter persegi," ucap Presiden.

Turut hadir dalam peresmian, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Sumatra Utara Tengku Erry Nuradi. (JH/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya