Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM pemerintah menggeser tambang dan kelapa sawit sebagai sumber devisa dan menggantikannya dengan pariwisata bukan sekadar angan. Keseriusan itu ditunjukkan dengan menyiapkan infrastruktur penunjang kepariwisataan.
Tahun lalu, pemerintah sudah membenahi 10 destinasi pariwisata yang disebut 10 Bali baru. "Dari 10 destinasi itu, pada 2018 pemerintah akan mengebut pembangunan infrastruktur di empat destinasi wisata prioritas," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, kemarin.
Keempat destinasi itu ialah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo. Prioritas pembangunan dirancang agar keempat destinasi tersebut lebih indah dan aksesibilitasnya lebih mudah.
Ia mencontohkan, di Danau Toba akan ada tol dari Tebingtinggi ke Parapat. Bandara Silangit yang sudah jadi juga segera diresmikan Presiden Joko Widodo. "Saluran Tano Ponggol juga diperbesar agar kapal bisa keliling Pulau Samosir," tambahnya.
Mandalika akan ditata seperti Nusa Dua, Bali. Di Borobudur, jalan provinsi dari calon bandara baru di Kulonprogo akan diperbesar.
Di enam destinasi lain, yakni Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di Jakarta, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, dan Morotai di Maluku Utara, penyiapan infrastruktur juga dilanjutkan.
Tol Trans-Jawa tersambung
Di tempat yang sama, Basuki mengungkapkan pada Januari 2018 dua ruas Tol Trans-Jawa akan tersambung, yakni Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono. Panjang Solo-Ngawi 90,17 kilometer dan Ngawi-Kertosono 87,02 kilometer.
"Ruas Salatiga-Solo sepanjang 32 kilometer, saat ini progresnya sudah 40%. Pada tahun yang sama kami berharap bisa tersambung dengan Solo sampai Kertosono," kata Menteri PU-Pera.
Ruas tol Mojokerto-Surabaya sepanjang 37 kilometer tinggal menunggu jadwal peresmian oleh Presiden Joko Widodo. Pemerintah menargetkan Tol Trans-Jawa dari Merak, Banten, hingga Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan tersambung pada 2018. Dari Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan, lahan di sembilan kecamat-an akan terdampak pembangunan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi untuk seksi III dan seksi IV.
"Pemkab Sukabumi sangat mendukung pengadaan tanah untuk pembangunan Tol Bocimi di seksi III dan seksi IV. Kami sedang menyosialisasikan pengadaan tanah itu agar seluruh pemangku kepentingan bisa bersinergi mendukung dan menyukseskannya," ujar Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Pemkab Sukabumi, Dody Achadiyat Somantri.
Seksi III meliputi Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 14 kilometer dan seksi IV meliputi Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13 kilometer. Lahan yang dibutuhkan berada di 28 desa pada sembilan kecamatan.
Di Ambon, ambisi PT Pelindo IV menaikkan status Pelabuhan Yos Soedarso menjadi terminal peti kemas bakal terwujud. Kemarin, perusahaan mendatangkan satu container crane ke pelabuhan.
Sementara itu, Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, juga menganggarkan dana Rp2 miliar untuk membebaskan lahan yang bakal dipakai untuk pembangunan terminal baru. (AT/BB/HJ/DG/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved