Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumatra Selatan Alex Noerdin meluncurkan program Sumsel Smart and Care (S2C) di Palembang, kemarin (Senin, 20/11). Lewat program ini, warga dapat mengakses informasi secara rinci dan transparan.
“Selama memiliki aplikasi dan jaringan, warga bisa mengakses informasi yang dibutuhkan. Kami juga mengajak pemerintah kabupaten dan kota mendukung program ini sebagai upaya mewujudkan Sumsel cerdas,” ungkap Alex.
Salah bentuk dukungan itu ialah melengkapi infrastruktur sehingga tersedia jaringan internet yang kuat. Jika penyediaan internet tidak bermasalah, Sumatra Selatan akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki jaringan 4G secara menyeluruh.
Di lokasi yang sama, Project Leader Program S2C, Inanda Karlina Astari Fatma, menambahkan, program S2C di Sumatra Selatan menggulirkan empat aplikasi dan layanan, yakni Sumsel on Hand, Sumsel Care, Sumsel GOV, Sistem Informasi dan Data (Sidata), E-office, dan Sumsel Smart Wifi. “Semua aplikasi berbasis Android dan IOS ini akan mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang efektif dan good governance.”
Dalam upaya mengembangkan smart city, Kabupaten Musi Banyuasin sudah lebih dulu menerapkannya dan menjadi pelopor di Sumatra Selatan. Pemerintah kabupaten sudah menggulirkan program bernama Senjang pada Oktober 2017.
“Saat ini, kami terus mengupayakan masuknya jaringan internet 4G ke 200 desa,” kata Bupati Dodi Reza Alex Noerdin.
Pengembangan smart city juga sudah dilakukan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tahun ini, Pemkab Sleman sudah merampungkan lima quick win. Lima data yang sudah bisa diakses dalam program smart city itu ialah Satu Data UMKM, Smart Room, Lapor Sleman, Rumah Kreatif Sleman, dan Sleman Creative Space.
“Kami juga sudah menyelesaikan masterplan pengembangan smart city. Program ini diharapkan bisa membuat pelayanan kepada masyarakat akan lebih inovatif, cepat, terukur, dan mudah,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo.
Capaian itu membuat Sleman jadi salah satu dari 24 kabupaten/kota yang terpilih di tahap pertama Gerakan Menuju 100 Smart City. Mereka berhasil menyusun masterplan pengembangan smart city yang berisi program daerah sampai 10 tahun ke depan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. (DW/AU/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved