Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK pagi buta, kemarin, 13 anggota Para Komando Kopassus, 30 pasukan Yonif 751/ Raider, dan 20 Pasukan Ton Taipur Kostrad sudah bersiap menyerbu Desa Banti, Kimbely, dan Utikini di Tembagapura, Mimika, Papua. Daerah tersebut dikuasai kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Kekuatan dilapis dengan petugas gabungan dari Polda Papua dan Kodam Cenderawasih. Operasi pembebasan dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen George E Supit. Tepat pukul 07.45 WIT di tengah cuaca yang berkabut, pasukan membunyikan ledakan dan memberondong dengan tembakan ke anggota KKB yang sedang berkumpul di kandang babi di daerah Utikini.
Kelompok yang menyandera 1.300 warga di dua desa, Banti dan Kimbely, selama dua minggu itu kocar-kacir. Sempat terjadi kontak senjata, tapi akhirnya KKB dipukul mundur dan lari ke hutan.
"Setelah seluruh wilayah dikuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda Papua agar segera mengirimkan tim evakuasi," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi saat dihubungi kemarin.
Tidak lama kemudian tim Satgas Terpadu TNI-Polri tiba di lokasi untuk melaksanakan evakuasi. Menurutnya, total sandera yang dievakuasi sebanyak 347 orang yang merupakan warga pendatang dan pribumi. Mereka dievakuasi ke Kantor Polsek Tembagapura.
"Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik. Saat ini pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi untuk mengamankan korban dan kampung," terang Aidi. Aparat dikerahkan untuk mengawal iring-iringan 14 bus milik PT Freeport yang mengangkut warga dari Tembagapura ke Timika. Setibanya di Timika, warga dijemput paguyuban dan kerabat masing-masing yang sudah menunggu.
Kapolda Papua Boy Rafli Amar mengatakan motif KKB mengisolasi warga ialah ingin menguasai lokasi pendulangan emas tradisional milik rakyat yang ada di sana. Hingga saat ini polisi menetapkan 21 anggota KKB masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Papua. Mereka diduga terlibat sejumlah aksi teror di Tembagapura, Mimika. Kelompok itu dipimpin Sabinus Waker dan Ayub Waker.
Membangun Papua
Boy Rafli mengharapkan KKB ikut bahu-membahu dalam membangun Papua sehingga jangan lagi membunuh atau melanggar hukum. "Negosiasi memang sulit, mereka keras kepala," kata Kapolda. Operasi penyelamatan sandera disambut gembira pihak keluarga.
"Suami saya dan para sandera sudah selamat. Kami keluarga di Demak berterima kasih kepada pemerintah dan aparat keamanan." kata Siti Zubaidah, 33, warga Kedondong, Demak, Jateng. Direktur Imparsial Al Araf menilai pemerintah perlu membuka ruang komunikasi yang menyeluruh antara Jakarta dan Papua untuk menyelesaikan persoalan di sana.
"Pemerintah hanya fokus di ekonomi. Akarnya bukan hanya ekonomi. Ada politik, sejarah, ada distrust, ada pelanggaran HAM yang enggak selesai. Ada persoalan dinamika marginalisasi dan sebagainya," ujarnya, kemarin. (Gol/Gan/Ric/Nur/AS/X-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved