Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Batal Dialog dengan Susi, Nelayan Ingin Win-Win Solution

Supardji Rasban
13/11/2017 17:10
Batal Dialog dengan Susi, Nelayan Ingin Win-Win Solution
(ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)

AGENDA dialog antara nelayan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti yang sedianya digelar di Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (13/11) sore, akhirnya batal. Tidak jelas apa alasan dibatalkannya dialog yang sebenarnya akan membicarakan seputar kebijakan pelarangan jaring cantrang.

Ketua Aliansi Nelayan Indonesia (ANI) Riono, dalam jumpa pers, menyebut pihaknya tetap berharap Menteri Susi pencabut pelarangan alat
tangkap ikan jaring cantrang, yang sedianya bakal diberlakukan akhir Desember 2017.

"Kami sebenarnya berharap bisa berdialog langsung dengan Ibu Susi, tapi karena sampai sekarang belum bisa, ya apa boleh buat," ujar Riono.

Riono bertutur pihaknya akan terus berkoordinasi dengan internal di kepengengurusan ANI, untuk mencari solusi yang terbaik, tapi tetap penggunaan jaring cantrang tidak dilarang.

"Kami nelayan juga ingin win win solution, mencari jalan terbaiknya bagaimana. Kalaupun tetap ada pelarangan penggunaan jaring cantrang, pemberlakukannya diatur tidak dengan serta merta," ucap Riono.

Susi dijadwalkan kemarin sore berdialog dengan nelayan di Kota Tegal, Jawa Tengah. Namun, ditunggu hingga sore pukul 16.00 WIB, sang menteri belum juga datang. "Bu Menteri tidak jadi datang sore ini, tapi nanti malam," ujar Kapolresta Tegal AKB Semmy Ronny Thabaa.

Menurut Semmy, Susi akan datang menyaksikan pergelarang wayang kulit yang akan digelar di depan kantor KUD Karya Mina, tempat dialog dengan nelayan sebenarnya akan digelar. Pergelaran wayan kulit tersebut menampilkan dalang kondang yang juga Bupati Kaabupaten Tegal, Ki Enthus Susmono, dengan lakon 'Pandawa Layar'. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya