Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Bojonegoro, Jawa Timur, menahan Kepala Desa (Kades) Kuniran, Kecamatan Purwosari, berinisial MYD, 41, atas perkara kasus dugaan penipuan seleksi perangkat desa.
Aksi penipuan itu setidaknya mengakibatkan 33 orang ditipu dengan kerugian sebesar Rp1,6 milliar.
Kapolres Bojonegoro AKB Wahyu S Bintoro, kemarin, mengungkapkan jajaran penyidik masih mengembangkan kasus tersebut.
Menurut dia, dari serangkai-an penyidikan, polisi menengarai indikasi keterlibatan pelaku lain yang berperan sebagai perantara.
"Menurut pengakuan tersangka MYD, uang yang diterima dari para peserta calon perangkat desa tersebut dise-rahkan kepada pelaku lain yang bertindak selaku perantara." terang Wahyu.
Berdasarkan penyidikan polisi, korban menyerahkan dana ke beberapa orang pengepul Rp50 juta supaya lulus tes perangkat desa.
Dengan begitu, tersangka MYD diperkirakan telah menerima uang dari para pengepul sebesar Rp1,6 milliar.
Tersangka, lanjut Wahyu, mengaku tidak mendapat keuntungan karena dana tersebut langsung diserahkan kembali secara bertahap dan tunai kepada orang lain yang sesama kades.
Sesuai jadwal, polisi bakal memeriksa enam pengepul dan akan memanggil semua saksi yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana penipuan sekaligus penggelap-an dalam seleksi penerimaan perangkat desa serentak di Bojonegoro.
"Ada enam kades yang akan kita panggil sebagai saksi," tegasnya.
Di sisi lain, Unit Pemberantasan Pungli (UPP) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Samsat Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Sidak yang dipimpin Ketua UPP Komisaris Saprodin itu untuk mengawasi tindak pungut-an liar (pungli).
"Kami belum menemukan pungli di wilayah Kota Pekalongan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKB I Gusti Putu Gede Ekawana di Mataram memastikan dugaan pungli di lingkup Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Perampuan, Kabupaten Lombok Barat, segera naik ke tingkat penyidikan.
Ekawana mengakui tidak tertutup kemungkinan muncul tersangka setelah gelar perkara pada pekan depan. (YK/Ant/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved