Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kementerian ESDM Genjot Konversi BBM ke Gas untuk Nelayan

Liliek Darmawan
10/11/2017 16:48
Kementerian ESDM Genjot Konversi BBM ke Gas untuk Nelayan
(ANTARA)

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berjanji bakal meningkatkan alokasi anggaran untuk konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas pada 2018 mendatang.

Tahun depan, pemerintah menargetkan bantuan sebanyak 40 ribu konverter kit untuk para nelayan. Adapun tahun ini, pemerintah baru mengalokasikan bantuan sebanyak 17 ribu konverter kit untuk 28 kabupaten/kota dengan anggaran hingga Rp120 miliar lebih.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengungkapkan bahwa dari 4 juta nelayan di Indonesia, Kementerian ESDM baru mengalokasikan sebanyak 17 ribu konverter kit.

"Tahun ini alokasi anggaran mencapai Rp120 miliar dan tahun depan bakal ditingkatkan lagi dengan jumlah bantuan 40 ribu konverter kit," jelas Ego usai memberikan bantuan konverter kit kepada nelayan di Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (10/11).

Menurutnya, khusus nelayan di Cilacap, tahun ini mendapat bantuan 2.005 konverter kit atau paling banyak di antara daerah-daerah lainnya di Indonesia.

"Mudah-mudahan tahun depan, jumlah bantuan untuk nelayan di Cilacap lebih banyak atau minimal 2.000 paket konverter kit lagi. Paket bantuan konverter kit terdiri dari mesin serta dua tabung elpiji 3 kilogram (kg)," ujarnya.

Dengan konversi dari BBM ke elpiji, masyarakat nelayan bakal lebih menghemat operasional saat melaut. Dari pengalaman para nelayan yang telah menerima, penggunaan gas mampu menghemat operasional nelayan. Rata-rata, nelayan yang melaut 10 jam membutuhkan 7 liter atau sekitar Rp45 ribu. Dengan pakai elpiji, hanya membutuhkan satu tabung saja.

"Dengan harga eceran tertinggi (HET) antara Rp17 ribu hingga Rp18 ribu, sangat berhemat. Kami berpesan kepada nelayan untuk merawat dengan baik peralatan tersebut sehingga bisa tahan lama," jelas Ego.

Senior Vice Presindent (SPV) Noin Fuel Marketing Pertamina Basuki Trikora Putra menegaskan Pertamina siap mendukung penuh konversi dari BBM ke gas.

"Distribusi paket perdana elpiji 3 kg kepada nelayan kecil di Cilacap merupakan bentuk dukungan Perpres No 126/2015 mengenai penyediaan dan penetapan harga elpiji untuk kapal perikanan nelayan kecil," ujarnya.

Salah seorang nelayan asal Patimuan, Cilacap, Kartiman menyambut baik bantuan peralatan konversi BBM ke gas. Nelayan, kata dia, sangat berterima kasih karena tentunya ongkos operasional akan lebih hemat.

"Mudah-mudahan tahun depan ada tambahan alokasi dari tahun ini 2.000 menjadi 4.000 (paket). Sebab, di Cilacap secara total baru mendapatkan bantuan sekitar 3 ribu paket, padahal nelayan di Cilacap sebanyak 17 ribu," cetusnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya