Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Mentan: Indonesia Swasembada Bawang Putih pada 2019

Tosiani
07/11/2017 17:20
Mentan: Indonesia Swasembada Bawang Putih pada 2019
(MI/Aries Munandar)

PEMERINTAH menarget swasembada bawang putih pada 2019 mendatang. Sebagai upaya percepatan untuk mencapai tujuan tersebut, bawang putih ditanam pada 1.720 hektare areal lahan yang tersebar di tiga daerah, yakni Temanggung dan Magelang di Provinsi Jateng, serta Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Demikian disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura, Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, di Temanggung, Rabu (7/11).

Disebutkan, di Temanggung luasan tanam bawang putih mencapai 1.120 hektare, tersebar di 11 kecamatan. Di Kabupaten Magelang ada 100 hektare tersebar di tiga kecamatan. Adapun di Lombok Timur seluas 500 hektare di enam kecamatan. Budidaya bawang putih tersebut menggunakan dana dari APBN Perubahan 2017.

"Perkiraannya provitas saat panen nanti mencapai 10 ton per hektare basah atau 6 ton per hektare kering. Pencapaian tersebut diharapkan akan mempercepat swasembada bawang putih pada 2019 mendatang, sehingga tidak perlu impor lagi," sebut Mentan.

Areal tanam bawang putih di Kabupaten Temanggung, jelasnya, berada di lereng Gunung Sumbing, Sindoro dan Prau. Lokasi tersebut dinilai strategis dan cocok untuk budidaya bawang putih dari jenis lengkong kuning. Terbukti, meski didera cuaca ekstreme beberapa waktu lalu, hasil panen bawang putih di daerah ini masih terbilang cukup bagus.

"Cepat panen dan tahan hama. Meski pada cuaca ekstrem juga tetap bisa panen bagus."

Sebelumnya, di era 1990 an, Indonesia pernah berjaya dengan pertanian bawang putih. Ketika itu, luas areal tanam mencapai 21.896 hektare dengan produksi hingga 152.421 ton per tahun.

Saat ini, untuk mencapai swasembada bawang putih, Indonesia perlu sekitar 73 ribu hektare areal tanam bawang putih. Terdiri dari 60 hektare untuk konsumsi, dan sisanya untuk produksi benih. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya