Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

219 Desa di Sulsel masih Gelap

03/11/2017 11:30
219 Desa di Sulsel masih Gelap
(ANTARA/ADIWINATA SOLIHIN)

KEGELAPAN belum akan pergi dari 219 desa di Sulawesi Selatan sampai akhir tahun ini. Modal pemerintah untuk mengalirkan listrik ke rumah warga hanya bisa menerangi 2.000 rumah tangga atau 40-an desa.

“Tahun ini, kami mendapat alokasi APBN sebesar Rp28 miliar dan APBD Rp6 miliar. Jumlah itu hanya bisa memampukan kami mengalirkan listrik untuk 2.000 rumah tangga,” ungkap Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri, di Makassar, kemarin.

Sampai 2016, jumlah desa di provinsi ini yang belum dapat pasokan listrik mencapai 259 desa. Tahun ini diperkirakan, ada 40 desa yang bisa mendapat kado manis masuknya listrik.

Listrik bagi 2.000 rumah tangga disalurkan ke Kabupaten Pangkep, Selayar, dan Luwu Utara. Dana Rp34 miliar itu dimanfaatkan untuk membangun 10 pembangkit listrik tenaga surya terpusat dan 3 pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

Menurut Syamsul, rasio elektrifikasi di Sulsel saat ini sudah sekitar 97,33%. Tahun lalu 94,53%.

Di Jawa Barat, PT Perusahaan Listrik Negara mulai mengoperasikan jaringan listrik ke perdesaan. Tahun ini, ada 233 dusun di 156 desa yang mendapat giliran.

“Sampai saat ini masih ada 891 dusun yang belum teraliri listrik. Program elektrifikasi di Jabar akan tuntas pada 2018,” ujar General Manager PT PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana, di Kabupaten Tasikmalaya, kemarin.

Tahun ini, untuk menjangkau 233 dusun, PLN mendapat modal Rp196 miliar. “Listrik desa tahun ini menerangi 26 ribu kepala keluarga di Tasikmalaya, Subang, dan Cianjur,” tambah Iwan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan rasio elektrifikasi di wilayahnya sudah mencapai 98,5%.

Listrik juga mendapat perhatian besar dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Mereka menargetkan tahun depan semua desa sudah teraliri listrik.

“Pemkab sudah menyediakan anggaran Rp17 miliar untuk program kelistrikan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ahmad Masuni.

Sementara itu, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 2 megawatt di Jakabaring, Kota Palembang, Sumatra Selatan, terus dikebut. Targetnya, konstruksi tuntas pada Desember. “Saya justru minta bisa dipercepat lagi, tuntas pada akhir November,” kata Gubernur Alex Noerdin. (LN/AD/DW/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya