Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kans Emil-Uu Menang Besar

Bayu Anggoro
26/10/2017 07:45
Kans Emil-Uu Menang Besar
(Bupati Tasikmalaya sekaligus bakal calon Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum memperlihatkan surat keputusan DPP PPP---ANTARA/Adeng Bustomi)

PENGAMAT ilmu politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran Bandung Firman Manan menilai pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berpotensi besar memenangi Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2018.

"Saya kira Kang Emil (Ridwan Kamil) dan Uu berpotensi besar menang karena kedua sosok tersebut memiliki latar belakang yang berbeda sehingga akan memperluas segmentasi pemilih," kata Firman saat dimintai pendapatnya mengenai pasangan tersebut di Bandung, kemarin.

Firman menilai sosok Emil yang identik nasionalis akan dilengkapi Uu yang memiliki latar belakang pesantren.

Menurut dia, latar belakang sosok Uu Ruzhanul Ulum akan mendongkrak elektabilitas Emil mengingat karakteristik masyarakat Jawa Barat yang agamais serta pemilih tradisi-onal.

"Pasangan itu harus menambah segmentasi pemilih. Kalau latar belakangnya sama, ya percuma. Pada Pilkada 2018, itu penting," kata Firman.

Ia mengatakan kemenangan Ahmad Heryawan pada dua pilkada Jawa Barat merupakan bukti besarnya sosok agamais dalam meraih simpati pemilih.

Selain itu, ia menilai Uu sebagai sosok agamais karena latar belakang pesantren yang kental dan basis pemilih Uu di wilayah Priangan Timur terkenal dengan kultur agamaisnya. "Sosok Pak Uu cocok merepresentasikan figur religius. Pasangan Kang Emil-Uu memiliki karakteristik yang berbeda," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan Emil sebagai sosok yang memiliki kepemimpinan yang kuat. Hal berbeda terlihat pada diri Uu yang menurutnya mau diposisikan sebagai orang nomor dua.

Uu sendiri mengaku terhormat dicalonkan mendampingi Ridwan Kamil. Saat ini dia akan membuat jaringan di kota dan kabupaten di Jawa Barat. Uu mengatakan sebut-an untuk pasangan itu dalam pilgub Jawa Barat nanti ialah Rindu (Ridwan-Uu) atau Milu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum).

Bulan depan
Sementara itu, PDI Perjuangan akan mengumumkan pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat terlebih dahulu sebelum pengumuman pasangan cagub/cawagub untuk pilkada Bali dan Papua.

"Jawa Barat akan lebih awal setelah Bali, Papua, dan Maluku Utara. Bulan depan kami sudah bisa mengerucutkan nama-nama itu dan sudah bisa diumumkan ke publik," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Bandung.

Menurut dia, PDIP tidak ingin terburu-buru menetapkan pasangan calon di pilgub Jawa Barat karena menunggu momentum yang tepat.

Terpisah, Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung Deddy Mizwar atau Demiz untuk menjadi calon Gubernur Jawa Barat 2018.

"Hari ini kita tegaskan calon Gubernur Jabar 2018 dari PAN ialah Deddy Mizwar, tapi ini pengumuman belum formal, formalnya nanti di Jakarta, melalui rapat. Nanti malam saya akan rapat di DPP," kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Bandung, kemarin.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan PAN kepada dirinya. "Saya merasa terhormat atas dukungan yang diberikan PAN," kata Demiz.(AD/BY/DG/Ant/N-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya