Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kembangkan Transportasi Massal

23/10/2017 06:54
Kembangkan Transportasi Massal
(MI/YOSE HENDRA)

DESAKAN pengusaha dan sopir angkutan kota di Padang akhirnya membuat Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menutup kantor operasional Go-Jek Padang yang berada di kawasan Imam Bonjol, 20 September lalu. Penutupan kantor operasional Go-Jek ini mendapat cibiran bahkan perlawanan dari masyarakat melalui ranah internet. Berkenaan dengan konflik ini, koresponden Media Indonesia Yose Hendra mewawancarai Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Apa tanggapan Anda soal protes penutupan?
Dari laporan di lapangan, masyarakat sangat terbantu adanya transportasi daring. Itu makanya, ini dilema sesungguhnya. Ketika ada angkutan izin, dikalahkan angkutan yang tidak punya izin. Saya pikir, angkutan seperti pengusaha angkot (angkutan kota), perlu evaluasi.
Selain itu, ini momen bagi kita, merealisasikan segera wacana selama ini, bagaimana meleburkan pengusaha angkot ke angkutan massal Trans-Padang. Kita melibatkan peng-usaha existing di koridor yang ada. Mereka sebetulnya sudah setuju. (N-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya