Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor Jabar menyatakan tidak mendukung calon mana pun pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Jawa Barat, yang meliputi pemilihan gubernur dan pilkada di 16 kota/kabupaten di Jabar.
Sebagai organisasi masyarakat, Ansor tidak melibatkan diri dalam pusaran politik dan mendukung salah satu calon alias netral.
Pimpinan Wilayah GP Ansor Jabar, Deni Ahmad Haidar mengatakan organisasinya tidak bergerak di bidang politik, maka pihaknya tidak mungkin memberikan dukungan untuk salah satu calon gubernur maupun peserta pilkada.
"Kita berjanji menjaga netralitas di Pilgub dan Pilkada Jabar 2018. Latar belakang kader Ansor berbeda-beda, jadi soal aspirasi politik, kami menyerahkan pada kadernya sendiri dengan berpedoman aswaja dan NKRI," jelas Deni, Senin (18/9).
Dalam aturan internal, dia menyatakan, kader Ansor di Jabar yang jumlahnya kurang lebih 1,5 juta orang yang berasal dari 27 pengurus cabang telah membulatkan tekad untuk menjaga netralitas. Ia juga tidak mempermasalahkan apabila nantinya ada kader yang ikut mendukung salah satu kandidat, asalkan dukungan itu tidak membawa organisasi Ansor.
"Kalau mendukung salah satu calon secara pribadi silakan saja, asal tidak membawa nama organisasi. Saya rasa semua kader di daerah sudah mengerti tentang aturan itu," tuturnya.
Baru-baru ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah mengusung Walikota Bandung, Ridwan Kamil untuk maju pada Pilgub Jabar 2018. Mengomentari hal itu, Deni menyatakan, soal dukung mendukung calon, hal itu menjadi urusan partai, GP Ansor sama sekali tidak ingin dilibatkan.
Namun demikian, lanjut dia, siapa pun nantinya yang terpilih di Pilgub dan Pilkada di 16 kota/kabupaten di Jabar, diharapkan bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk masyarakat.
"Justru yang sedang kita kawal saat ini adalah mengedukasi kader supaya menjadi pengamal aswaja yang baik, berakhlak mulia dan jadi penjaga NKRI" bebernya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved