Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Sekelompok Massa Ganggu Produksi Gula RNI

Jessica Sihite
11/9/2017 20:32
Sekelompok Massa Ganggu Produksi Gula RNI
(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

PULUHAN massa yang diduga anggota LSM Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis) kembali mengganggu aktivitas Pabrik Gula (PG) Jatitujuh di lahan HGU tebu di Indramayu dan Majalengka.

Untuk kesekian kalinya massa tersebut menduduki kebun dan menghentikan dengan paksa setiap aktivitas operasional on farm pabrik gula yang dikelola PT PG Rajawali II, salah satu anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).

Menurut GM PG Jatitujuh Adang Sukendar Djuanda, sekelompok warga itu menghentikan setiap aktivitas PG mulai dari kegiatan tanam, pemeliharaan tebu sampai proses pasca panen tebu (harvester). Hal itu dapat berakibat fatal karena mengganggu proses giling tebu dan mengancam keselamatan para pekerja.

Selain itu, Adang mengatakan massa juga melakukan berbagai tindakan melawan hukum dengan menyerobot dan mengambil alih sebagian lahan HGU PG Jatitujuh yang merupakan aset milik Negara.

"Mereka menguasai sebagain areal HGU PG Jatitujuh dengan melakukan pematokan dan mengklaim tanah tersebut milik mereka. Tidak hanya itu, mereka melakukan perusakan tanaman tebu, sarana pompa air, dan gubuk kebun tempat istirahat para karyawan PG yang notabene merupakan warga sekitar perkebunan," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (11/9).

Lebih lanjut, Adang menuturkan oknum massa juga kerap membawa senjata tajam, bahkan tidak segan-segan mengancam setiap orang yang menghalangi kegiatan mereka di lapangan.

Ia menyatakan pihak PG sendiri tidak tinggal diam dalam menyikapi aksi tersebut, saat ini, manajemen sudah melakukan langkah hukum dengan melaporkan tindak pidana tersebut ke Polres Indramayu.

"Kami sudah membuat permohonan tertulis kepada Kapolres Indramayu dan Kapolda Jawa Barat untuk meminta perlindungan dari gangguan eksternal yang bisa menghambat aktivitas pabrik, terlebih saat ini PG Jatitujuh tengah menggenjot produktivitas gula," ujar Adang.

Adang menjelaskan pihaknya telah bekerja sama dengan Brimob untuk menjaga keamanan areal, serta berkoordinasi dengan Muspika, Kapolres, Dandim, dan Pemerintah Kabupaten setempat.

PT PG Rajawali II Unit PG Jatitujuh merupakan anak perusahaan PT RNI yang terletak di Desa Sumber Kecamatan Jatitujuh Majalengka. Areal lahan HGU dan Tebu Rakyat (TR) PG Jatitujuh berada di wilayah Kabupaten Indramayu, Majalengka dan Sumedang. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya