Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Bupati Bantaeng Klaim Dukungan PKS di Pilgub Sulsel

Lina Herlina
08/9/2017 15:42
Bupati Bantaeng Klaim Dukungan PKS di Pilgub Sulsel
(Bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah ---MI/BARY FATAHILLAH)

SETELAH Partai NasDem memastikan mengusung Nurdin Halid sebagai calon Gubernur Sulsel pada Pilkada Serentak putaran ketiga 2018, kini giliran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan calon mereka.

Bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah mengklaim dirinya mendapat dukungan PKS, setelah namanya berada di urutan teratas berdasarkan pemilu raya partai tersebut. Dari hasil survei yang dilakukan, nama Nurdin Abdullah juga diusulkan ke pusat.

"Saya juga sudah ikut uji kelayakan dan hasilnya alhamdulillah," serunya di Makassar, Jumat (8/9).

Dengan demikian, dari tiga partai yang disebut Nurdin sebagai partai pengusung dengan total kursi 20, ada dua yang sudah disebutkan nama partainya, yaitu PDIP dan PKS. Sebelumnya, PDIP memang juga telah menyatakan bakal mengusung Nurdin dalam Pilgub Sulsel.

"Tunggu satu dua hari ini saya beri kejutan. Partainya sudah menginformasikan. Nanti kita umumkan sendiri, dan deklarasikan sendiri. Saya hanya ingin mengatakan, partai kita sudah lebih dari cukup untuk maju sebagai calon gubernur," sesumbar Nurdin.

Itu dilakukan karena ia ingin terus menjaga agar partai yang langsung menyampaikan, sesuai instruksi dewan pimpinan pusat (DPP) masing-masing partai pengusung. "Yang pasti deklarasi antara 11-13 September dan di Makassar," kata Nurdin.

Terkait pendamping, Nurdin selama ini disebut-sebut akan menggandeng Tanri Bali Lamo, mantan caretaker Gubernur Sulsel 2008. Tapi, ternyata masih bisa berubah.

"Tentu partai pendukung punya catatan terkait pendamping atau wakil, dengan melihat elektabilitasnya juga. Dan memang pak Tanri harus bekerja keras. Karena Partai tentu berpikir, untuk apa didukung kalau untuk kalah," urainya.

Ia juga mengatakan, kadang elektabilitas calon gubernur tidak dibarengi dengan elektabilitas pendampingnya. Malah menurunkan elektabilitas. "Akhirnya kan, partai berfikir. Tapi untuk sekarang posisi saya kan sendiri, sambil lihat siapa yang bisa diusung sebagai pendamping," serunya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPP PKS Akmal Pasluddin mengatakan, jika pihaknya masih nunggu putusan resmi DPP terkait kandidat kepala daerah yang akan mereka usung di Pilgub Sulsel.

"Semua kandidat yang diusulkan punya peluang yang sama. Tidak ada masalah siapa pun nanti yang akan diusung," pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya