Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

DAU Banyumas Turun Hingga Rp156 Miliar

Liliek Dharmawan
15/8/2017 14:13
DAU Banyumas Turun Hingga Rp156 Miliar
(ANTARA)

DANA Alokasi Umum (DAU) untuk Banyumas, Jawa Tengah merosot jika dibandingkan dengan tahun lalu. Saat sekarang DAU yang diterima Banyumas mencapai Rp1,368 triliun atau merosot Rp156 miliar dari tahun 2016 yang mencapai Rp1,398 trilIun. Padahal, tahun ini APBD ada tambahan beban dengan naiknya pendapatan anggota DPRD.

Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan Daerah Pemkab Banyumas Sutarno mengatakan bahwa penurunan DAU hingga Rp156 miliar tersebut bakal berdampak pada APBD Perubahan 2017. Apalagi, ada anggaran tidak langsung seperti pendapatan DPRD yang harus naik menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No.18 tahun 2017.

"Sebelum APBD Perubahan, gaji dan tunjangan ASN di Banyumas mencapai Rp1 triliun dengan ditambah sertifikasi guru dan tamsilpeg sekitar Rp349 miliar. Anggaran untuk bupati, wakil bupati dan anggota dewan mencapai Rp6 miliar. Karena ada perubahan aturan, maka nantinya anggaran untuk anggota DPRD bertambah hingga Rp1 miliar setiap bulannya," jelasnya, Selasa (15/8).

Dijelaskan Sutarno, pada masa anggaran perubahan sebetulnya ada usulan tambahan anggaran Rp260 miliar dari organisasi perangkat daerah (OPD), sedangkan pos belanja langsung ada kenaikan Rp63 miliar.

"Nantinya Banggar DPRD dan Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD) akan menentukan skala prioritas, misalnya dengan menunda atau mengurangi anggaran tertentu. Jadi, memang harus dilakukan pembahasan," katanya.

Secara terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Banyumas Joko Setiono menambahkan dengan penurunan DAU, maka dana alokasi desa (ADD) juga turun. Sebab, ADD diambilkan dari 10% dari DAU.

"Kalau dihitung-hitung, penurunan ADD di Banyumas mencapai Rp52 juta per desa. Sudah ada pemberitahuan ke desa-desa mengenai penurunan ADD. Kalau sebelumnya untuk 301 desa di Banyumas dialokasikan Rp165 miliar, maka tahun ini mencapai Rp148,9 miliar atau mengalami penurunan hingga Rp16,2 miliar," pungkasnya.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya