Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Serapan Anggaran Kendala Pembangunan

Akhmad Safuan
14/8/2017 07:53
Serapan Anggaran Kendala Pembangunan
(Grafis/Caksono)

LAMBATNYA penyerapan anggaran menjadi permasalahan krusial karena berdampak pada percepatĀ­an pembangunan yang berlangsung. Namun, setiap daerah punya alasan kenapa hal itu terjadi. Wartawan Media Indonesia Akhmad Safuan mewawancarai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pekan lalu. Berikut petikannya.

Daerah dianggap lambat dalam penyerapan anggaran. Tanggapan Anda?
Itu sudah terdengar sejak tahun lalu. Namun sebenarnya yang terjadi karena kesalahpahaman antara daerah dan pusat serta memang benar-benar lambat dalam penyerapan.

Maksudnya kesalahpahaman?
Pemerintah pusat sesuai dengan data yang diterima dari Bank Indonesia melihat daerah membiarkan anggaran meng-endap di bank. Padahal seperti Jateng, memang ada uang sekitar Rp4,8 triliun. Tapi dana itu uang kas yang setiap hari keluar masuk sehingga jumlahnya juga naik turun untuk berbagai keperluan. Yang benar-benar lambat terserap, itu terjadi akibat lambatnya proses lelang pembangunan yang memakan waktu.

Bagaimana sebaiknya agar tidak terjadi kelambatan?
Jateng telah melakukan sistem kerja yang pas dalam penyerapan anggaran. Misalnya, jika anggaran diterima November, pada Desember telah dapat dilakukan lelang pekerjaan, dan Januari pekerjaan sudah dimulai.

Adakah langkah yang lebih cepat?
Saya sudah meminta dan menerapkan sistem untuk percepatan penyerapan anggaran tersebut, yakni seluruh belanja daerah dapat dilakukan dengan e-katalog dan tidak harus menggunakan sistem lelang. Di sini transparansi lebih jelas terlihat. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya