Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
WALAUPUN sebagian pihak kurang mendukung penerapan kebijakan full day school (FDS) karena dianggap bisa membuat siswa jenuh dengan kegiatan sekolah dan menghilangkan kegiatan diniyah, Dinas Pendidikan Kota Cimahi malah berpendapat sebaliknya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan mengatakan kebijakan FDS yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan justru memiliki tujuan dan manfaat positif.
"Tentunya dibuatnya kebijakan itu agar proses belajar di sekolah bisa optimal, yang akan berdampak terhadap peningkatan mutu, dan itu dapat kami pahami," katanya, Minggu (13/8).
Dikdik mengatakan, mayoritas sekolah dasar dan menengah, terutama sekolah negeri di Cimahi belum siap menerapkan konsep full day school. Namun demikian, ada sejumlah sekolah swasta yang telah menerapkan konsep ini.
"Sekolah yang telah menerapkan konsep full day school diantaranya SD Kreatif Harapan Bangsa, SD Juara, SD Budi Luhur, SD Makedonia, SD Hikmah Teladan, SD Al Kautsar, SD Uswatun Hasanah, SD Bina Persada, SD BPK Penabur, SD Plus Nurul Aulia, SD Tridaya, SDIT Cipta Cendikia Indonesia, SDIT Nur Al Rahman, dan SD Semesta Hati," bebernya.
Dia menyatakan, untuk mencoba diimplementasikan, tentunya pihaknya harus menelaah secara teknis soal bagaimana kesiapan sekolahnya, termasuk sarana prasana, kesiapan guru dan lain-lainnya," khusus di Cimahi, sebelum diputuskan, terlebih dahulu akan dilakukan identifikasi dan inventarisasi kesiapan sarana dan prasarananya. Dikhawatirkan jika ini ditetapkan tapi kondisi sekolah tak mendukung, maka kebijakan ini tidak akan efetif," terangnya.
Dikdik menyebutkan, kendala yang menghambat penerapan konsep full day school di Cimahi yaitu ketersediaan tenaga pendidik. Saat ini, tenaga pengajar di jenjang SD baru sebanyak 300 - 400 orang guru. Pihaknya bisa saja menambah guru dari tenaga honorer, namun akan menjadi masalah besar ketika pihak sekolah harus membayar honor mereka.
"Kami ingin secepat menerapkan sistem full day school tersebut, tapi itu hanya tergantung dari kesediaan dan kesanggupan negara dalam menyediakan anggaran," jelasnya.
Dia menambahkan, manfaat lain apabila konsep full day school ini diterapkan adalah pihak sekolah bisa lebih mengawasi lagi terhadap tingkah laku siswanya. Sebab tidak dipungkiri, jika saat ini orangtua sudah disibukan dengan pekerjaan sehingga pergaulan anaknya kurang terawasi.
"Orangtua jaman sekarang lebih sering disibukkan mencari materi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Maka jika konsep ini jadi diterapkan, orangtua tidak akan terlalu khawatir dengan anaknya karena mereka lebih banyak berasa di lingkungan di sekolah," tandasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved