Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Kekeringan di Banyumas Kian Meluas

Liliek Dharmawan
13/8/2017 15:49
Kekeringan di Banyumas Kian Meluas
(MI/Liliek Dharmawan)

KRISIS air bersih di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) semakin meluas akibat hujan yang semakin jarang. Hingga kini, sudah ada delapan desa yang mengalami kekeringan dari sebelumnya ada enam desa.

Kedelapan desa tersebut tersebar di Kecamatan Karanglewas, Purwokerto Barat, Purwojati, Cilongok, Kedungbanteng dan Kalibagor. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Prasetyo Budi Widodo mengatakan delapan desa yang mengalami krisis air bersih tesebar di enam kecamatan.

"Kami telah melakukan distribusi air bersih untuk wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Salah satu desa yang belum kami pasok adalah Desa Suro, Kecamatan Kalibagor. Namun, pihak PMI Banyumas telah mendstribusikannya," kata Prasetyo, Minggu (13/8).

Ia mengungkapkan bahwa pasokan air bersih memang tidak hanya dari BPBD. Bahkan, pihaknya juga telah menggandeng pihak swasta untuk membantu menyuplai air bersih bagi warga yang mengalami kekeringan.

"Kami berharap, peran serta seluruh pihak baik swasta maupun BUMN atau BUMD agar ikut serta dalam memberikan bantuan air bersih bagi warga yang krisis air," ungkapnya.

Menurut Prasetyo, berdasarkan pengalaman yang ada, kemarau tahun ini sepertinya tidak separah tahun 2015 lalu. Namun demikian, BPBD telah menyiapkan 2 ribu tangki dengan masing-masing tangki sebanyak 5 ribu liter untuk memasok daerah yang mengalami kekeringan. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya