Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Kapolri: Tangkap yang Berani Mainkan Izin Investasi

Rendy Ferdiansyah
04/8/2017 14:05
Kapolri: Tangkap yang Berani Mainkan Izin Investasi
(MI/MOHAMAD IRFAN)

KAPOLRI Jendral Tito Karnavian meminta aparat kepolisian di daerah dapat bertindak menangkap yang berani memainkan izin investasi.

Hal itu disampaikan saat memberikan ceramah umum di hadapan Forkopimda, tokoH agama, tokoh masyarakat, mahasiwa, dan anggota Polri di Provinsi Bangka Belitung di Aula PT Timah Tbk, Jumat (4/8).

Kapolri mengatakan, jangan harap para investor akan berinvestasi kalau daerahnya tidak aman, karena para investor ingin mendapatkan kepastian sehingga investasi yang di tanam merugikan.

"Yang pertama di tanya para investor, kalau mereka berinvestasi, selalu, apakah daerah itu aman atau tidak, jika tidak jangan harap ada investasi di daerah itu," ujarnya.

Hal lain yang diingatkan Tito ialah masalah kejelasan aturan. Jangan sampai ganti kepala daerah ganti pula perizinannya. Hal itu, kata dia, menimbulkan ketidakjelasan, dan itu terbukti banyak terjadi di daerah.

"Di daerah kalau ada yang berani main perizinan, saya perintahkan aparat di daerah jangan takut bertindak tangkap, sebab hal ini jelas menghambat investasi," tegas Tito.

Apabila investasi mudah, dirinya yakin pembangunan suatu daerah akan cepat berkembang kendati di tengah keterbatasan anggaran di daerah. "Investasi dari para investor ini sebagai salah satu bentuk mewujudkan pembangunan di daerah, di tengah keterbatasan anggaran," imbuh Tito.

Namun bila semua izin sudah dimudahkan, menurut Kapolri, jangan pula nanti investornya sesuka hati mencari keuntungan dengan tidak menghiraukan masyarakat sekitarnya.

"Investor harus memperhatikan masyarakat sekitar, jangan sampai gara-gara ingin untung banyak masyarakat dikorbankan, sehingga berujung terjadi konflik," pesan dia.

Sementara, Kapolda Babel Brigadir Jendral Anton Wahono mengatakan, tingkat keamanan di Babel masih terjaga, tapi tetap diwaspadai potensi sekecil apapun sehingga tidak terjadi konflik.

"Kita tetap menjaga keamanan, kendati aman, sebab potensi kecil apabila dibiarkan akan menjadi konflik," kata Anton.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung. Erzaldi Rosman Djohan mengakui peran Polda Babel dalam menjaga stabilitas harga pangan luar biasa, hal ini menujukan polda telah dapat menjalankan fungsinya.

"Polda kita termaksut berhasil menjaga stabilititas harga, selain itu masalah keamanan selalu menjadi nomor satu, sehingga Babel selalu aman," kata Erzaldi. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya