Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Kabut Asap Hilang, 7 Warga Aceh Barat Diperiksa Polisi

Ferdian Ananda Majni
31/7/2017 13:51
Kabut Asap Hilang, 7 Warga Aceh Barat Diperiksa Polisi
(MI/ FERDIAN ANANDA MAJNI)

UPAYA mengungkap pelaku pembakaran hutan dan lahangambut terus dilakukan. Bahkan polisi Aceh telah memeriksa 7 warga Aceh Barat, sebagai saksi atas musibah karthula yang melanda kawasan pantai barat Aceh tersebut.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priyambodo Nugroho, Senin (31/7) mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus karthula guna mengungkap pelaku pembakaran hutan dan lahan gambut di enam kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat.

"Hingga proses pemadaman api dilakukan, kami terus memeriksa sejumlah saksi, guna mengetahui pelaku pembakaran lahan di Aceh Barat," jelasnya. Adapun tujuh warga tersebut, tiga warga Kecamatan Arongan Lambalek dengan status dua pemilik lahan dan satu pekerja.

Sedangka di Kecamatan Samatiga, polisi memeriksa saksi yang ketiganya merupakan pemilik lahan. Kemudiam di kecamatan Johan Pahlawan, seoorang saksi yang juga pemilik lahan.

"Saat ini, kami sedang memeriksaan tujuh orang saksi di tiga Kecamatan yaitu Arongan Lambalek, Samatiga dan Johan Pahlawan," katanya.

Dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya belum bisa menetapkan tersangka terhadap 7 warga tersebut, karena masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan. "Mereka diperiksa di Polsek masing-masing. Laporan yang diterima mereka baru diperiksa satu kali lagi," terangnya.

Sedangkan, tiga kecamatan lain Seperti Meureubo, Kaway XVI dan Woyla, Polsek setempat juga akan memanggil pemilik lahan untuk diperiksa sebagai saksi atas peristiwa kebakaran hutan dan lahan gambut tersebut.

Sementara itu, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meminta penegak hukum menangkap dan menghukum pelaku pembakar hutan dan lahan yang menyebabkan terjadi bencana kabut asap di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

"Kepolisian harus mengungkap ini, menindak tegas pelakunya agar jangan terulang lagi, jangan ada lagi orang-orang mencoba membakar lahan. Saya tidak percaya api terpantik dengan sendirinya, yang jelas ada pembakaran," katanya.

Irwandi Yusuf juga sempat memantau perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gambut di wilayah Kabupaten Aceh Barat, Minggu (30/7) siang dengan pesawat pribadinya.

"Pantauan saya dari udara, masih ada asap tapi sedikit. Kalau sudah begini, yang alami kerugian semua orang, berapa biaya operasional Helikopter BNPB sejam, mahal sekali, berapa menderitanya orang-orang dan anak kecil hidup dalam asap," lanjutnya.

Ia menilai upaya pemadaman sudah efektif dilakukan satgas udara BNPB dengan mengerahkan dua unit Helikopter water bombing, apalagi TNI, Polri serta unsur Tim Reaksi Cepat, Damkar, BPBD Aceh Barat, serta tim bantuan dari Provinsi Aceh, turut melakukan pemadaman di daratan.

"Selama ini, upaya pemadaman oleh masyarakat, BNPB, ditambah hujan bersamaan saya turun di sini, saya kira masalah penanganan kebakaran dan masalah asap sudah efektif dipadamkan dan diendapkan oleh semua terkait," tuturnya.

Sepekan terakhir, penanganan karhutla juga dibantu satgas dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sepeti Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Indonesia Mangga Agni, serta Balai

Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Di lain kesempatan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Syahluna Polem menyebutkan, operasi karhutla di daerah itu masih berlangsung dan pihaknya memiliki sentra informasi di posko induk. "Operasi pemadaman masih dilakukan, semua data dan upaya kegiatan terpusat di posko induk, di Kantor BPBD Aceh Barat," paparnya.

Namun, heli pengebom air milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu masih memadamkan titik api yang masih ditemukan di Kecamatan Johan Pahlawan. "Alhamdulillah, kabut asap setelah turun hujan sudah hilang, walaupun masih ada sedikit bara api di lahan gambut, tetapi tidak ada dampak kabut asap," terangnya.

Pantauan Media Indonesia, sejak pukul 05:00 WIB di kawasan yangberdampak kabut asap terparah sudah mulai berkurang. Bahkan, menjelangsiang kabut asap menghilang setelah Kabupaten Aceh Barat, sempat diguyur hujan, Senin (31/7) pagi tadi. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya