Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Ridwan Kamil Siap Lepas Status PNS

25/7/2017 09:19
Ridwan Kamil Siap Lepas Status PNS
(ANTARA/Fahrul Jayadiputra)

WALI Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) siap melepas status sebagai pegawai negeri sipil (PNS) terkait dengan keikutsertaannya pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018.

Menurut Emil, hal itu sudah dipikirkan matang-matang seiring niat pada ajang pemilihan tersebut.

Dia memahami keputusannya untuk maju dalam pilgub harus disertai kepatuhan terhadap aturan yang ada.

"Saya akan mundur dari aparatur sipil negara (ASN) dosen ITB," kata Emil di Bandung, kemarin.

Selain itu, ia akan mundur dari jabatan Wali Kota Bandung yang diembannya saat ini.

"Jadi, saya mah dua-duanya (mundur ASN dan wali kota)," ujarnya.
Emil mengaku dekat dengan sejumlah partai seperti Partai Demokrat, PPP, dan PKB terkait dengan pencalonan.

Dia berharap kondisi itu mampu memuluskan pencalonannya agar bisa maju dalam kontestasi tersebut.

Saat ini Emil baru mendapat dukungan resmi dari Partai NasDem yang memiliki lima kursi di DPRD Jabar.

"Mudah-mudahan bisa memenuhi 20 kursi (syarat pengusungan calon gubernur)," ujarnya.

Secara terpisah, Sekretaris Provinsi Jabar Iwa Karniwa mengaku menerima surat panggilan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait dengan keikutsertaannya pada Pilgub Jabar 2018.

Dalam surat tersebut, Iwa diduga melanggar net-ralitas ASN pascapendaf-taran ke PDIP.

"Saya diundang, besok (Selasa, 25/7). Insya Allah hadir memenuhinya," ujar Iwa.

Iwa menyambut positif adanya surat panggilan tersebut.

Hal itu, kata dia, menjadi kesempatan untuk membantah tudingan ketidaknetralannya dan melanggar aturan pascapendaftaran dalam pilgub tersebut.

"Setelah dijelaskan, mudah-mudahan tak lagi muncul praduga dan opini yang menyesatkan masyarakat," katanya seraya mengaku dirinya tetap bekerja meski sudah mendaftar sebagai calon gubernur.

Di lain pihak, Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu mengakui belum mendapatkan rekomendasi dari DPP PKS terkait dengan nama yang akan diusung dalam pilgub Jabar.

Meskipun, lanjut dia, DPW PKS Jabar telah mengajukan dua nama ke DPP PKS, yakni dirinya dan istri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Netty Heryawan.

"Semua masih menunggu keputusan DPP." (BY/DG/Ant/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya