Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka menanamkan dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, DPP Taruna Merah Putih (TMP) bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka menggelar Kirab Kebinekaan.
Kirab Kebinekaan yang digelar di Alun-Alun Majalengka itu diisi dengan rangkaian kegiatan seperti Jalan Sehat Kebangsaan dan Kirab Budaya. Acara ini diikuti oleh 20 ribu massa dari berbagai elemen masyarakat, antara lain pelajar, komunitas seni, dan organisasi kemasyarakatan.
Acara diawali dengan Jalan Sehat Kebangsaan dan parade Kebudayaan dimeriahkan oleh komunitas Seni dari pelajar dan masyarakat seperti angklung, tari tradisional, barongsai, serta marching band.
Sekitar 20 ribu massa tumpah ruah berkumpul di depan Pendopo Kabupaten. Massa yang antusias mengikuti acara ini memadati Jalan Siti Armilah dan mengular hingga 2 kilometer.
Acara ini dibuka oleh Ketua Umum DPP TMP Maruarar Sirait, Bupati Majalengka Sutrisno, Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi, Ketua Panitia Kirab Kebinekaan Tati Purnawati, dan Ketua PWI Majalengka Jejep Falahul Alam. Dan doa dipimpin oleh KH Maman Imanulhaq.
Dalam doanya, politikus PKB itu berharap Indonesia menjadi negeri yang damai dan masyarakatnya hidup dalam kesejahteraan dan kemakmuran. Ia juga berharap agar bangsa ini selalu diberi kekuatan dan perlindungan untuk menjaga Pancasila dan NKRI dari kekuatan-kekutaan yang ingin mengganti dengan ideologi lainnya.
Ketua Umum TMP, Maruarar Sirait, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mengingatkan kembali ideologi Pancasila di masyarakat, semangat persatuan, semangat kebersamaan, berperikemanusiaan, berkeadilan, dan manjadi manusia yang beradab, berjiwa sosial serta berjiwa penolong.
"Sila-sila Pancasila itu harus diterapkan pada diri setiap orang. Kita kembali membumikan nilai-nilai Pancasila di Indonesia," kata Maruarar.
Selama ini, TMP sendiri sudah banyak melakukan kegiataan parade budaya dan kebinekaan di berbagai kita. Di antaranya di Jakarta, Kota Bandung, Semarang, Cimahi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Subang, Karawang, dan lain-lain.
"Kita ingin menunjukkan bahwa Pancasila itu didukung oleh mayoritas rakyat Indonesia. Dan kita sangat mendukung pemerintahan Jokowi (Presiden Joko Widodo) untuk menindak tegas ormas yang bertentangan atau menentang Pancasila," pungkasnya. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved