Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Gelar Koreografi Indonesia di Berau Disambut Antusias

16/7/2017 15:12
Gelar Koreografi Indonesia di Berau Disambut Antusias
()

GELAR Koreografi Indonesia dalam pementasan Festival Tari Nusantara 6 tim penari asal Sumatra Utara, Papua Barat, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Jawa Barat di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, berlangsung dengan semarak, Rabu (12/7).

Setiap tim penari dari berbagai provinsi menampilkan kebolehan mereka dalam menari. Sehingga masyarakat dari berbagai usia yang hadir menyaksikan penampilan acara tersebut dengan antusias.

Acara ini bertujuan mendorong generasi muda agar dapat mengembangkan imajinasi dan kreativitas seni, terutama minat untuk lebih mengenal, memahami, dan menghargai seni tari.

Perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Yusmawati, mengatakan, banyak tantangan yang harus dihadapi para peserta, apalagi jarak tempuh memerlukan waktu yang lama untuk sampai di Bumi Batiwakkal.

“Perjuangan kita untuk menghadirkan dan menampilkan acara ini memang tidak mudah. Akan tetapi dengan usaha dan kerja sama, kita bisa mewujudkan demi memperkaya pengetahuan bangsa kita dengan kekayaan budaya Indonesia,” kata Yusmawati melalui keterangan tertulis, Minggu (16/7).

Ia menambahkan, dengan dihelatnya acara untuk pertama kali ini, menjadi kesempatan memperkenalkan kekayaan budaya bangsa bagi generasi muda Bumi Batiwakkal.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng, mengaku bangga atas terselenggaranya acara ini.

“Kami sebagai tuan rumah merasa bangga dan kagum dengan perjuangan para peserta yang bersemangat mengikuti acara ini," ujarnya.

Sebagai tuan rumah, pihaknya sangat mengapresiasi perjuangan para peserta, bukan sekadar dari perjuangan mereka bisa sampai ke Bumi Batiwakkal, tetapi apa yang mereka suguhkan sangat menghibur dan memperkaya pengetahuan seni dan budaya Indonesia yang amat kaya.

“Kami berharap Berau bisa terus mengembangkan kebudayaan dan kesenian lokal sebagai bagian dari tujuan wisata di Bumi Batiwakkal,” pungkasnya. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya