Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WILAYAH Kabupaten Gunungkidul, DIY mengalami krisis air bersih. Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, kekurangan air bersih dialami sekitar 45.230 warga di 254 dusun di Kabupaten Gunungkidul.
Pemerintah Provinsi DIY siap menyalurkan bantuan apabila pemerintah Kabupaten Gunungkidul tidak mampu menangani krisis air bersih yang terjadi. Saat ini, penanganan krisis air bersih masih ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
"Dananya itu kan (bantuan untuk kekurangan air bersih) di APBD (Kabupaten Gunungkidul) ada, nanti kalau kurang bilang (ke provinsi)," jelas Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Komplek Balai Kota Yogyakarta, Rabu (12/7).
Sultan menyebut wilayah Kabupaten Gunungkidul memang susah mendapatkan air bersih saat musim kemarau. Teknologi pengangkatan air dari sungai-sungai bawah tanah yang sudah diterapkan belum mampu melayani semua wilayah di Kabupaten Gunungkidul.
Sebelumnya di tempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Budhi Hardjo mengatakan, warga di Kabupaten Gunungkidul sudah ada yang mengajukan bantuan droping air ke Pemkab. "Namun, ada pula yang membeli air bersih sendiri dari truk tangki swasta."
"Kami putuskan melakukan droping air gratis karena permintaannya sudah banyak," sambungnya.
Ada tujuh armada tangki yang dioperasikan mulai Senin (10/7) untuk droping air ke warga di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Panggang, Purwosari, Tepus, Tanjungsari, Paliyan, Rongkop, dan Kecamatan Girisubo.
Ia menyebut, data warga yang mengalami krisis air bersih tersebut ada kemungkinan masih akan bertambah lagi. Menurut Koordinator Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Djoko Budiono, saat ini wilayah DIY masih dalam periode musim kemarau. Hingga September, jumlah curah hujan bulanan berkisar 0-50 mm/bulan. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved