Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kejahatan Mengintai di Jembatan Penyeberangan

MI/NELLY MARLIANTI
25/11/2015 00:00
Kejahatan Mengintai di Jembatan Penyeberangan
(MI/SUSANTO)
JEMBATAN penyeberangan orang (JPO) yang tidak terawat dan sepi bisa menjadi sarang kejahatan. Hal itu dialami R, 19. Selain ditodong dan dirampok, karyawati itu juga diperkosa oleh orang tidak dikenal saat melintas di atas JPO Pondok Pinang, arah Lebak Bulus, di dekat pintu tol Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Peristiwa itu terjadi Minggu (22/11) pukul 18.00. Saat itu, seusai pulang kerja, ia menyeberangi JPO itu untuk menuju angkutan umum. Namun, di tengah jembatan korban dihadang seorang pria. Meski sempat berusaha menyelamatkan diri, korban tidak bisa berbuat banyak.

"Pelaku mengancam korban, hingga akhirnya korban menyerahkan ponsel dan uang Rp200 ribu yang ada dalam dompetnya, karena ketakutan," ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Minto Padal Putro, kemarin.

Kondisi jembatan yang sepi membuat pelaku tidak hanya menodong korban, tapi juga memerkosanya. Menurutnya, korban sempat berteriak, tapi korban justru dicekik dan diancam oleh pelaku. "Setelah diperkosa, korban ditingal begitu saja. Korban yang tengah menangis dan trauma diantar warga untuk melapor ke polres Jakarta Selatan," terangnya.

Kasat Reskrim Jakarta Selatan AKBP Audie Latuheru menyatakan polisi belum mendapatkan ciri-ciri dan identitas pelaku lantaran korban belum bisa dimintai keterangan. "Korban masih shocked dan trauma atas peristiwa yang dialaminya. Karena itu, kami belum bisa meminta keterangan," terangnya.

Meski demikian, Audie memastikan pihaknya akan segera menangkap pelaku, sebab meskipun belum mendapatkan keterangan korban, polisi telah bergerak mencari pelaku. "Kami masih melakukan penyidikan dan pengejaran. Mudah-mudahan pelaku segera tertangkap," tandasnya.

JPO Pondok Pinang memang sepi. Jarang sekali terlihat warga menggunakannya untuk menyeberang. Warga justru lebih banyak lewat lampu merah dekat Carefour Lebak Bulus. Jembatan itu juga terlihat tidak terawat dan kotor. Menurut Rusli, salah satu tukang ojek yang berada cukup jauh dari lokasi, ia tidak memangkal di dekat JPO tersebut lantaran tidak banyak orang berlalu lalang di situ.

Karena lokasinya yang jauh dari kerumunan orang-orang, kata Rusli, jika ada tindakan kejahatan di atas JPO, suara teriakan minta tolong dari jembatan itu tidak akan terdengar. Selain itu, lampu di JPO tersebut juga tak berfungsi. "Kalau malem gelap, makanya banyak yang enggan lewat ke JPO," tandasnya.

Setelah peristiwa pemerkosaan itu, Lurah Pondok Pinang Hendi Novriadi baru akan menyurati Suku Dinas Energi Jakarta Selatan supaya memasang lampu penerangan di JPO Pondok Pinang. Ia mengakui selama ini penerangan di JPO itu belum ada.

"Saya akan menyurati Sudin Energi untuk minta dipasangkan lampu. Karena memang di JPO itu belum ada lampunya," terangnya. (J-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya