Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pengunjung Ragunan yang Jorok

Sri Cahya Lestari/J-3
09/11/2015 00:00
Pengunjung Ragunan yang Jorok
(MI/SRI CAHYA LESTARI)
TAMAN Marga Satwa Ragunan salah satu tempat favorit warga Jakarta mengisi libur akhir pekannya.

Sayangnya, hampir setiap minggu pula sampah menumpuk di sana.

Pengunjung seenaknya membuang sampah.

Padahal, pengelola sudah menyiapkan ratusan tong sampah.

Dedi, salah satu petugas kebersihan Ragunan, mengaku prihatin dengan kelakuan pengunjung.

Seandainya pengunjung tertib membuang sampah di salah satu dari 200 tong sampah yang ada, sudah pasti Ragunan semakin enak dipandang.

Setiap akhir pekan, ungkap Dedi, sampah mencapai 8 ton. Sampah paling banyak berserakan di area taman dan area sentral Ragunan.

Petugas dari bagian informasi pun melalui pengeras suara senantiasa memberitahukan agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan.

"Ada memang pengunjung yang tertib membuang sampah di tempatnya, tapi kebanyakan buang sampah seenaknya. Susah ngaturnya, lebih mudah ngatur hewan," keluhnya.

Kolega Dedi, Yahya yang sudah 36 tahun bekerja di Ragunan, menambahkan, petugas kebersihan sudah berusaha keras membersihkan sampah.

Namun, mereka kewalahan karena banyak pengunjung yang kurang kesadaran dalam membuang sampah.

Para pedagang di sana juga membantu membersihkan sampah lantaran banyaknya pengunjung membuang sampah sambarangan. Namun, tetap saja sampah berserakan di mana-mana.

Dari pantauan Media Indonesia, kemarin, Ragunan dipadati pengunjung. Ada yang berjalan-jalan melihat binatang dan ada pula yang bersepeda. Ada pula pengunjung yang menggelar tikar di taman-taman.

Sejumlah pengunjung membuang sampah di sekitar tikar tempat duduk.

Sementara itu, petugas sibuk melalui pengeras suara menghimbau agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan.

Cinta, 35, pengunjung dari Tangerang, mengaku Ragunan kurang nyaman karena banyak pengunjung jorok membuang sampah sembarangan.

"Imbauan juga sering disampaikan. Mungkin yang membuang sampah sembarangan harus diberi sanksi," cetusnya.

Tanggapan konyol keluar dari mulut Rio, 17, yang datang bersama teman-temannya.

Bagi pelajar SMA itu, karena sudah ada petugas kebersihan, merekalah yang bertanggung jawab menjaga kebersihan.

"Biar mereka yang kerja. Saya males buang ke tempat sampah," ujar Rio enteng saat ditegur karena membuang sampah sembarangan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya