Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menjadi pembina upacara bendera setelah masa libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berakhir di SMP Negeri 2 Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin pagi (30/3/2026).
Di hadapan ratusan siswa-siswi SMP dan guru-guru, Menteri membawa pesan dari Presiden Prabowo Subianto.
Pesan yang disampaikan Abdul Mu’ti, di antaranya penerapan program Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), pentingnya menjalani pola hidup sehat, menciptakan lingkungan sosial yang baik, serta menghindari perilaku kekerasan terhadap sesama, baik teman, guru, maupun anggota keluarga.
“Kalian semua bisa sukses jika saling menghormati dan memuliakan satu sama lain. Kalian juga bisa hebat jika memiliki banyak sahabat dan mampu bekerja sama,” ujarnya.
Menurutnya, pelajar di jenjang sekolah dasar dan menengah merupakan potret masa depan bangsa. Di tangan generasi muda tersebut, ia optimistis Indonesia dapat menjadi negara maju.
Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, Abdul Mu’ti mengajak para pelajar untuk bersungguh-sungguh mengembangkan potensi diri, serta taat pada arahan orang tua dan guru.
“Kita harus menjadi generasi yang mampu mengikuti perkembangan teknologi, karena masa depan ditentukan oleh mereka yang menguasai bidang STEM dan seni,” tambahnya.
Kemendikdasmen, kata dia, memastikan bahwa kegiatan pembelajaran di seluruh satuan pendidikan akan kembali berlangsung normal setelah masa libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berakhir.
Ia menegaskan bahwa tidak ada perubahan skema pembelajaran pascalibur Lebaran. Seluruh sekolah diharapkan langsung melanjutkan proses belajar mengajar seperti biasa sesuai kalender akademik yang telah ditetapkan. Kebijakan ini bertujuan menjaga kesinambungan proses pendidikan agar tidak terjadi ketertinggalan materi pembelajaran.
Penegasan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang telah mengatur jadwal pembelajaran selama Ramadan hingga Idulfitri melalui Surat Edaran Bersama (SEB) tiga menteri.
Dalam regulasi tersebut, pembelajaran tetap menjadi prioritas utama, meskipun terdapat penyesuaian jadwal selama periode ibadah dan libur hari raya.
Kemendikdasmen juga mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk mempersiapkan kegiatan pembelajaran pascalibur dengan baik, termasuk memastikan kesiapan guru, siswa, serta sarana pendukung pembelajaran. Hal ini penting agar transisi dari masa libur ke kegiatan belajar dapat berjalan lancar dan efektif.
Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya disiplin kehadiran siswa dan tenaga pendidik setelah libur panjang. Momentum kembali ke sekolah diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus memperkuat kembali budaya akademik di lingkungan pendidikan.
"Dengan kepastian tersebut, pemerintah berharap seluruh aktivitas pendidikan dapat berjalan optimal tanpa gangguan, serta tetap mendukung pencapaian target kurikulum dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, " tutupnya. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved