Sabtu 07 November 2015, 00:00 WIB

Industri Salep Kulit Palsu Dibongkar

Industri Salep Kulit Palsu Dibongkar

ANTARA/M AGUNG RAJASA

 
SEBUAH home industry yang memproduksi dan mengedarkan salep kulit palsu mengandung bahan kimia berbahaya di daerah Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibongkar Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri.

Wakil Direktur Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Nugroho Aji, kemarin, mengungkapkan operasi pembongkaran dilakukan pada 4 Oktober 2015. Dalam operasi itu, polisi mengamankan barang bukti 48 ribu piece salep kulit bermerek 88.362 lembar panjang salep kulit palsu, 350 lembar hologram, serta beberapa alat produksi dan bahan kimia yang digunakan untuk produksi salep kulit tersebut. Polisi juga menangkap satu pelaku, Teng Yong Yang, yang berperan sebagai penanggung jawab operasional pabrik.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat dan langsung mengadakan penyelidikan sejak sebulan (September) lalu. Saat diamati seminggu, ternyata benar dan langsung kami tangkap pelaku," kata Nugroho.

Ia mengungkapkan home industry itu sudah beroperasi selama 1 tahun dan dalam sebulan bisa memproduksi 20 ribu piece salep kulit. Selanjutnya salep kulit palsu itu diedarkan di kota-kota besar di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatra. "Diedarkannya ke toko-toko kecil, tidak ke apotek. Ini kan enggak ada izin edarnya, jadi kalau ke apotek pasti sudah ketahuan," jelasnya.

Menurut Nugroho, pelaku yang pernah bekerja di toko obat itu mempelajari cara pembuatan salep melalui internet. Selain itu, kata Nugroho, salep kulit palsu itu sangat mirip dengan aslinya, lengkap dengan label merek salep dan label hologram. Pelaku dijerat dengan Pasal 196 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Mal/J-4)

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

Lewat Aplikasi SINAR, Pengurusan SIM Bisa dengan Ponsel

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 13 April 2021, 19:59 WIB
Istiono mengungkapkan aplikasi SINAR akan mempermudah masyarakat untuk memperpanjang masa berlaku dan membuat SIM A dan SIM C secara...
Antara

DKI Larang Restoran Gelar Live Music Selama Ramadan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 13 April 2021, 19:20 WIB
Kegiatan usaha rumah makan atau restoran dapat beroperasi dengan mengedepankan protokol kesehatan ketat, serta mengikuti aturan Pemprov DKI...
Antara

Ramadan, Jam Operasional Transjakarta tidak Berubah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 13 April 2021, 18:25 WIB
Namun, Transjakarta menerapkan kebijakan khusus bagi pelanggan saat Ramadan. Pelanggan diperbolehkan berbuka puasa di area Transjakarta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya