Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Jakarta Tembus 35 Derajat! Ini Rahasia Tetap Adem di Tengah Cuaca Membara

mediaindonesia.com
17/3/2026 14:03
Jakarta Tembus 35 Derajat! Ini Rahasia Tetap Adem di Tengah Cuaca Membara
Ilustrasi(Antara)

Jakarta Tembus 35 Derajat! Ini Rahasia Tetap Adem di Tengah Cuaca Membara

Warga Jabodetabek belakangan ini merasa seperti sedang "dipanggang" hidup-hidup. Data BMKG per 17 Maret 2026 mengonfirmasi suhu udara di Jakarta mencapai puncaknya di angka 35,6 derajat Celsius, terutama di wilayah Jakarta Timur dan Tangerang Selatan. Paparan sinar matahari terasa lebih menyengat, menjadikannya salah satu periode terpanas di awal tahun ini.

Mengapa Suhu Jabodetabek Begitu Ekstrem?

Kondisi ini dipicu oleh beberapa faktor utama yang terjadi secara bersamaan:

  • Fenomena Ekuinoks Maret: Posisi matahari yang berada tepat di atas khatulistiwa pada pertengahan Maret menyebabkan radiasi surya mencapai titik optimal di wilayah Indonesia.
  • Minimnya Tutupan Awan: Berkurangnya massa udara lembap membuat langit cerah tanpa penghalang, sehingga sinar UV menghujam langsung ke permukaan bumi.
  • Urban Heat Island: Beton gedung dan aspal jalanan di Jakarta menyimpan panas di siang hari dan melepaskannya pada malam hari, membuat udara tetap terasa gerah meski matahari telah terbenam.

Waspada Heatstroke!

Suhu di atas 35 derajat Celsius berisiko memicu heatstroke. Segera cari tempat teduh jika Anda merasa pusing hebat, mual, atau detak jantung meningkat drastis saat beraktivitas di luar ruangan.

Tips Tetap Sejuk Tanpa Bergantung pada AC

Berikut adalah beberapa strategi praktis untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil di tengah cuaca membara:

1. Hidrasi Cerdas dengan Elektrolit

Jangan hanya minum air saat haus. Konsumsi air mineral secara berkala dan tambahkan asupan buah-buahan tinggi air seperti semangka atau melon untuk mengganti elektrolit yang hilang melalui keringat.

2. Gunakan Teknik Angin Silang (Cross Ventilation)

Agar ruangan tidak pengap, buka jendela di dua sisi yang berlawanan. Jika menggunakan kipas angin, letakkan di dekat jendela yang terbuka dengan posisi menghadap ke luar untuk membuang udara panas dari dalam ruangan.

3. Pilih Pakaian Berbahan Alami

Gunakan kain berbahan katun atau linen yang memungkinkan kulit bernapas. Hindari pakaian berbahan sintetis seperti polyester yang justru memerangkap panas di permukaan kulit.

Waktu Rekomendasi Aktivitas
07.00 - 10.00 Waktu terbaik untuk aktivitas luar ruangan & olahraga ringan.
11.00 - 15.00 Puncak panas. Tetap di dalam ruangan, gunakan pelindung jika harus keluar.
16.00 - 18.00 Suhu mulai turun, namun indeks UV masih mungkin cukup tinggi.

Kesimpulan

Menghadapi Jakarta yang sedang panas-panasnya memerlukan adaptasi gaya hidup yang tepat. Dengan memahami fenomena alam yang terjadi dan menjaga hidrasi serta sirkulasi udara, kita dapat tetap produktif tanpa mengabaikan kesehatan di tengah cuaca ekstrem Maret 2026 ini.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya