Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Pemkab Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak untuk Mudik Lebaran

Anton Kustedja Abdullah
25/2/2026 16:49
Pemkab Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak untuk Mudik Lebaran
Jalan KH Raden Ma'mun Nawawi, Cikarang, yang merupakan jalur lintasan mudik di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.(Istimewa )

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi menegaskan segera memperbaiki jalan rusak yang menjadi jalur lintasan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Jalur lintasan sepanjang total 33 kilometer itu terdiri atas dua ruas utama yakni Pantai Utara (Pantura) dengan status jalan negara dan Kalimalang yang berstatus jalan kabupaten.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan, perbaikan dua jalur krusial lintasan mudik itu akan dikebut agar bisa dilalui pemudik pada 10 hari menjelang atau H-10 Lebaran.

"Ada dua jalur yang menjadi atensi khusus pemerintah daerah dan harus ditangani segera. Pertama Jalan Negara dari batas Kota Bekasi sampai batas Karawang kemudian Jalan Inspeksi Kalimalang," kata Henri di Cikarang dalam keterangannya, Rabu (25/2).

Ia menjelaskan, perbaikan jalur lintasan mudik Pantura atau jalan negara saat ini masih bersifat sementara karena kewenangan berada di pemerintah pusat. Pemkab Bekasi telah menyurati Balai Jalan Jakarta-Jawa Barat terkait kerusakan tersebut.

"Kemarin sudah dilakukan penambalan, tapi sifatnya sementara. Kalau hujan dan dilewati kendaraan berat, biasanya cepat lepas. Harapannya bisa permanen," imbuh Henri.

Sedangkan untuk ruas jalan Inspeksi Kalimalang, pemerintah daerah menyiapkan perbaikan berkala di sejumlah titik kerusakan yang dianggap kritis menjelang periode arus mudik Lebaran tahun ini.

"Kalimalang ada beberapa titik yang kita kerjakan. Fokus kita memang di dua jalur ini karena menjadi jalur utama lintasan pemudik," katanya.

Alokasi anggaran Rp11 miliar

Selain dua ruas utama tersebut, Pemkab Bekasi juga menyiapkan perbaikan pada ruas pendukung seperti Jalan Pilar-Sukatani dan Tambun Selatan yang menjadi akses penghubung menuju Jalan Pantura maupun Kalimalang.

Pihaknya mengalokasikan anggaran senilai Rp11 miliar untuk perbaikan berkala jalan kabupaten meski harus menyesuaikan kembali titik-titik perbaikan mengingat telah terjadi kerusakan baru yang muncul di lokasi berbeda dari rencana awal.

"Anggaran berkala kita sekitar Rp11 miliar, tapi titiknya harus digeser karena kerusakan sekarang beda lokasi. Jadi kita mohon penyesuaian," katanya.

Henri menyebut saat ini proses pengadaan barang dan jasa sudah disiapkan, termasuk jasa konsultasi. Pihaknya juga menunggu keputusan pimpinan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk eksekusi fisik.

"Jasa konsultasi sudah jalan. Kalau sudah turun keputusan dan anggaran, kegiatan fisik langsung kita eksekusi," katanya.

Perbaikan jalan pada lintasan mudik tersebut menjadi program prioritas pemerintah daerah guna menjamin keselamatan, kelancaran serta kenyamanan pemudik.

Majukan jadwal

Sementara itu, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan, percepatan perbaikan jalan dilakukan melalui skema pergeseran anggaran berikut memajukan jadwal proyek fisik dari semester kedua menjadi semester pertama tahun ini.

"Kami telah menggeser jadwal proyek agar bisa dikerjakan dalam waktu dekat. Insya Allah sebelum Lebaran kita pastikan jalan di Kabupaten Bekasi sudah diperbaiki semua," katanya.

Dia menyebut upaya perbaikan jalan turut dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya untuk ruas berstatus jalan provinsi seperti Jalan KH Raden Ma'mun Nawawi. (AK/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya