Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

PAM Jaya Sebut 80 Persen Warga Jakarta Sudah Akses Air Minum Perpipaan

Rahmatul Fajri
23/1/2026 19:54
PAM Jaya Sebut 80 Persen Warga Jakarta Sudah Akses Air Minum Perpipaan
Ilustrasi(Dok PAM Jaya)

DIREKTUR Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengungkapkan, memasuki tahun 2026, PAM JAYA memfokuskan langkah pada peningkatan kualitas pelayanan, penguatan infrastruktur, serta perluasan akses air minum perpipaan ke lebih banyak wilayah di Jakarta. Hingga akhir tahun 2025, PAM Jaya telah melayani total 1.178.022 pelanggan dengan tingkat cakupan pelayanan mencapai 80,24 persen.

"Capaian ini menjadi fondasi penting dalam upaya memperluas layanan air minum perpipaan secara merata. Sebagai perbandingan, pada tahun 1998 cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta tercatat sebesar 56,88 persen. Selama 25 tahun masa kerja sama mitra sejak 1998 hingga 2023, pertumbuhan cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta hanya bertambah sekitar 10,77 persen, sedangkan dalam masa pengelolaan PAM Jaya selama 3 tahun sejak 2023, cakupan layanan meningkat hingga 12,59 persen," ujar Arief melalui keterangannya, Jumat (23/1/2026).

Artinya, lanjut Arief, dalam waktu yang jauh lebih singkat, peningkatan cakupan layanan di era PAM Jaya melampaui pertumbuhan cakupan selama 25 tahun di era kerja sama sebelumnya. Adapun, sepanjang tahun 2025, PAM Jaya mencatat penambahan baru 206.537 sambungan rumah yang terlayani air minum perpipaan. Seluruh langkah tersebut dijalankan dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta  keberlanjutan pelayanan publik.

Arief menyampaikan pihaknya memahami air minum perpipaan sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan strategi perusahaan senantiasa diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan layanan dan kemampuan pelanggan, sekaligus mempercepat pemenuhan akses air perpipaan bagi seluruh warga Jakarta.

"Di tahun 2026, PAM JAYA mengarahkan sumber daya perusahaan pada penguatan operasional dan peningkatan kualitas layanan. Kami berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan air minum perpipaan yang layak tanpa menambah beban pelanggan. Oleh karena itu, tidak terdapat penyesuaian tarif pada tahun ini," ujar Arief.

Arief mengatakan pihaknya juga terus melakukan efisiensi internal, optimalisasi sistem distribusi, serta penguatan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan.

"Melalui langkah tersebut, PAM Jaya berharap dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung pembangunan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya