Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG perempuan yang bekerja di salah satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (20/1) sekitar pukul 03.35 WIB saat kondisi lingkungan masih sepi dan sebagian besar warga terlelap tidur.
Korban diketahui berangkat kerja untuk melaksanakan tugas memasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bagian belakang kawasan perumahan.
Saat melintas di Perumahan Patria Jaya, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, korban terlihat mengendarai sepeda motor matik seorang diri.
Aksi kejahatan itu terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman video yang beredar, tampak korban dipepet satu sepeda motor yang ditumpangi dua pelaku.
Salah seorang pelaku kemudian mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Ancaman itu membuat korban kehilangan kendali hingga motornya tersungkur. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, korban akhirnya pasrah ketika pelaku merampas kendaraannya.
Bahkan, suara korban terdengar jelas dalam rekaman CCTV. "Iya, iya ambil aja ini," teriak korban dengan nada pasrah.
Usai motornya dibawa kabur pelaku, korban langsung berlari menjauh sambil berteriak meminta pertolongan. Namun, kondisi jalan yang sangat sepi membuat tidak ada seorang pun warga datang membantu.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKB Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan peristiwa yang terjadi di Jalan Patria Jaya IV, Kelurahan Jatirahayu itu. Menurutnya, laporan korban sedang ditangani petugas dari Polsek Pondok Gede, yang masuk wilayah hukum Kota Bekasi.
Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri jejak pelaku, serta mendalami rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. "Kami lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," tandas Braiel. (H-1)
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengangkat PPPK dari SPPG tahap 2 sebanyak 32.000 formasi dari SPPG, Komisi IX DPR RI minta MBG berdampak
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
BGN menargetkan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi (MBG) pada 2026 melalui penerapan akreditasi dan sertifikasi bagi seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved