Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH 13 tahun tutup dan menjalani revitalisasi sejak 2021, Planetarium dan Observatorium Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), akhirnya kembali dibuka untuk umum. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan akses gratis planetarium bagi pelajar.
“Planetarium yang selama hampir 13 tahun tidak dibuka akhirnya dibuka kembali untuk umum. Bagi siswa yang ingin mengisi waktu liburan bisa memanfaatkan akses gratis masuk ke Planetarium selama tiga bulan ke depan,” jelas Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaludin, dalam siaran pers, yang diterima Media Indonesia, Rabu (24/12).
Pada Mei lalu, dalam kunjungan ke planetarium, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan sejumlah kendala untuk berfungsinya kembali sarana tersebut, di antaranya adalah kendala pada starball dan permasalahan hukum. Pramono menyatakan komitmennya untuk membuat planetarium dapat berfungsi kembali dan diakses masyarakat. Ia mengatakan Planetarium dan Observatorium Jakarta merupakan simbol modernisasi sains di Ibu Kota.
Planetarium Jakarta berdiri tahun 1964 diprakarsai Presiden Soekarno dan diserahkan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 1969. Pertunjukan Planetarium mulai dibuka untuk umum pada tanggal 1 Maret 1969 dan menggunakan proyektor Starball Universal buatan perusahaan Carl Zeiss. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved