Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Karangan Bunga Penuhi Balai Kota Jelang Pelantikan Sekda Baru DKI Jakarta

Mohamad Farhan Zhuhri
01/12/2025 14:01
 Karangan Bunga Penuhi Balai Kota Jelang Pelantikan Sekda Baru DKI Jakarta
Karangan bunga di Balai Kota Jakarta.(MI/M Farhan Zhuhri)

SUASANA Balai Kota DKI Jakarta tampak berbeda sejak Senin (1/12) pagi. Deretan karangan bunga memenuhi halaman kantor Gubernur, menandai momen pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.

Uus Kuswanto, birokrat senior yang sebelumnya menjabat Wali Kota Jakarta Barat, disebut bakal resmi dilantik menggantikan Marullah Matali yang memasuki masa purnatugas.

Pantauan Media Indonesia pada pukul 12.05 WIB puluhan karangan bunga berjejer rapi, mayoritas berisi ucapan selamat kepada Uus. Pengirimnya mulai dari pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta hingga berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Uus Kuswanto bukan nama baru di jajaran Pemprov DKI. Lulusan IPDN angkatan 1995 itu telah memegang sejumlah jabatan strategis. Sebelum nantinya secara resmi dilantik, ia memimpin Jakarta Barat sejak 2022 dan dikenal sebagai sosok yang dekat dengan isu pelayanan publik.

Pelantikannya dijadwalkan berlangsung pukul 14.30 WIB di Balairung, Balai Kota, dipimpin langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Pergantian ini sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta.

Marullah memegang jabatan tersebut dalam dua periode. Pertama, ia dilantik pada 18 Januari 2021 dan bertugas hingga Desember 2022, sebelum dimutasi menjadi Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata oleh Pj Gubernur Heru Budi Hartono.

Setahun kemudian, Marullah kembali dipercaya menjabat Sekda pada 8 November 2024 oleh Pj Gubernur Teguh Setyabudi, menggantikan Joko Agus Setyono. Namun periode keduanya berakhir pada akhir November 2025 lantaran memasuki usia pensiun.

Dengan pelantikan Uus Kuswanto sore ini, Pemprov DKI kembali menata jajaran birokrasi di level tertinggi, terutama di posisi yang menjadi poros koordinasi seluruh kebijakan strategis ibu kota. (Far/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya