Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Tangsel didorong terus tumbuh menjadi lembaga strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Selain itu penting menjaga kepercayaan publik dengan transparansi.
Sepanjang tahun 2022 hingga 2024, Baznas Tangsel telah menyalurkan dana zakat sebesar Rp25.051.124.000 kepada sebanyak 26.627 orang yang berhak menerima zakat (mustahik) yang tersebar di berbagai wilayah. Walikota Benyamin saat membuka acara Gebyar Tangsel Berzakat di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel.
mendorong Baznas Tangsel menjadi organ, menjadi instrumen di luar pemerintah daerah dalam kaitan dengan kesejahteraan masyarakat..
Dikatakan Benyamin, Gebyar Zakat merupakan bentuk apresiasi kepada berbagai unit kerja dan kelompok masyarakat yang aktif dalam mengumpulkan dan mengelola zakat secara kolektif.
Selain bentuk penghargaan, acara ini juga menandai konsistensi Baznas dalam menyalurkan bantuan berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan lain sebagainya.
Namun, Walikota mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat. Bahkan, hal ini perlu disampaikan kepada masyarakat, melalui berbagai platform media sosial yang ada. "Jadi saya dorong terus Baznas Tangsel untuk terus tumbuh dan berkembang membangun kepercayaan di masyarakat supaya mereka mau membayarkan zakatnya ," cetusnya.
Guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam pembangunan daerah ini, kata dia, memang penting dilakukan kolaborasi antara instansi pemerintah dan lembaga-lembaga non-pemerintah, karena pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pada kesempatan sama, Ketua Baznas Kota Tangerang Selatan Mohamad Subhan mengatakan, Baznas memastikan penyaluran zakat ini sudah dilakukan dengan tepat kepada masyarakat, dengan program pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan pelayanan temporer.
"Semua program sudah berjalan dengan baik, karena prinsipnya yaitu uang yang masuk ke Baznas itu akan segera kami salurkan, baik melalui program ataupun bantuan temporer," pungkasnya. (H-2)
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui Baznas RI.
Baznas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama, bertema “Zakat Menguatkan Indonesia.
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Negara ingin memastikan bahwa pemegang izin pengelolaan zakat adalah lembaga yang benar-benar bekerja, bukan sekadar entitas di atas kertas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved