Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJARAWAN JJ Rizal telah membuat petisi secara online terkait usulan nama Jakarta Internasional Stadium (JIS) diganti dengan Stadion MH Thamrin. Menurutnya petisi ini sudah ditandatangani sebanyak 5.731 orang. Nantinya petisi ini akan disampaikan ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
“Petisi sudah bergulir hampir sebulan. Sudah hampir 6 ribu dan kami akan serahkan ke Gubernur sesegera mungkin,” kata Rizal dalam diskusi secara daring, Senin (20/6).
Baca juga: Tempat Apa yang Gelar "Bungkus Night" Disegel Polisi
Rizal pun menjelaskan alasan di balik usulan nama tersebut. Menurutnya, nama JIS itu bukan nama resmi stadion melainkan sebuah nama proyek. Sehingga harus ada nama stadion yang memang pantas. Ia pun mengatakan, nama yang pantas tersebut tak lain adalah MH Thamrin. Lantaran sosok MH Thamrin yang merupakan pahlawan nasional dan berkaitan erat dengan sepak bola.
“Kami membut petisi untuk mendorong agar pemerintah memberikan nama yang pantas, dan tak lain yakni, MH Thamrin. Ini bukan karena pahlawan nasional saja tapi pahlawan sepak bola tingkat Jakarta dan nasional,” jelasnya.
"Visi sepakbola Thamrin tumbuh dari kampung-kampung. Ia melihat sepakbola Pribumi bermutu tapi didiskriminasi. Ia selalu gunakan posisinya di Gementeraaden (Dewan Kota) dan Volksraad (Dewan Rakyat), untuk menyuarakan isu ini," sambungnya.
Selain itu, sambungnya, MH Thamrin melihat sepakbola sebagai medium gerakan kebangsaan. Bahkan, visi sepakbola Thamrin terbukti di negeri jajahan.
Rizal menilai profesionalisme MH Thamrin tersebut tumbuh karena para pemain merumput dengan keyakinan mempertaruhkan sejarah dan kultur sepakbola sejak diterima di negerinya, yaitu sebagai counter culture kolonialisme.
Dari sini, kata dia, MH Thamrin membangun sepakbola modern Indonesia sebagai reaktor kebangsaan. Sehingga Jakarta jadi ibu kota sepakbola Indonesia.
"Darma bakti dan warisan Thamrin begitu besar kepada sepakbola serta jadi utang budi tak ternilai. Seharusnya ini cukup menggugah kesadaran buat mencicil," ungkapnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved