Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
'ALI Topan anak jalanan. Enggan menjadi korban kepalsuan, Ali topan anak jalanan bergentayangan cari kebebasan'.
Penggalan lagu Balada Ali Topan itu rasanya pas menggambarkan keriaan pengendara sepeda motor atau kendaraan roda dua di jalan raya.
Keriaan itu kerap membawa mereka melanggar aturan lalu lintas. Hal itu sesuai dengan hasil Operasi Patuh Jaya 2016 yang menyebutkan mereka mendominasi pelanggaran lalu lintas.
Dari total 107.870 pelanggar, sebanyak 77.876 orang ialah pengendara roda dua.
Dari pantauan Media Indonesia, di beberapa titik jalan di Ibu Kota, mereka terlihat melakukan pelanggaran lalu lintas.
Seperti terlihat di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, atau tepatnya di depan Polres Jakarta Timur, saban hari banyak kendaraan roda dua menerobos jalur Trans-Jakarta.
Tidak hanya saat kondisi jalanan macet, kala kondisi jalan yang lancar pun, banyak pengendara menerobos jalur Trans-Jakarta.
"Ya bagaimana ya, karena ingin cepat (lancar), jadi sudah terbiasa (menerobos)," jawab Munir, 41, seorang pengendara roda dua saat ditemui di lokasi, kemarin.
Jika bergeser sedikit ke lampu merah Matraman, Jakarta Timur, pengendara roda dua baik dari arah Salemba maupun Matraman kerap melewati garis setop saat lampu merah menyala.
Bahkan, setengah jalur arah berlawanan keduanya sudah tertutup kendaraan roda dua yang berhenti.
Padahal, tak jauh dari lokasi ada polisi yang mengatur lalu lintas.
"Lampu merahnya lama. Pak polisinya juga enggak menegur kok," ujar
Robert, 31, seorang pengendara roda dua, dengan enteng.
Robert mengakui, memang selama ini dirinya kerap melanggar lalu lintas baik berhenti melebihi garis setop maupun menerobos jalur Trans-Jakarta.
Baginya, melanggar lalulintas memang sudah menjadi kebiasaan, terlebih di jalan itu tidak ada petugas kepolisian.
"Ya kalau ada iklan di TV bilang taat kalau ada yang lihat itu benar juga," ujarnya sembari tertawa.
Ia mengaku, petugas juga sangat lemah menegakkan aturan.
Mereka justru memberikan kesan agar disogok saat ada pelanggaran lalu lintas. (Mal/J-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved