Kamis 03 Februari 2022, 16:46 WIB

Jumlah Pasien Isoman Meningkat, Permintaan Bansos ke Dinsos DKI Ikut Naik

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Jumlah Pasien Isoman Meningkat, Permintaan Bansos ke Dinsos DKI Ikut Naik

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi

 

JUMLAH warga yang terpapar covid-19 di Jakarta terus meningkat. Berdasarkan data dari situs resmi informasi covid-19 DKI Jakarta, saat ini terdapat 41.974 kasus aktif covid-19 di Ibu kota.

Sebanyak 8.590 pasien dirawat di RS rujukan covid-19. Kemudian, terdapat 33.384 orang yang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Pangdam Jaya Minta Masyarakat Ibukota Tidak Panik Hadapi Lonjakan Omikron

Terus meningkatnya jumlah warga yang terpapar covid-19 dan melakukan isolasi mandi pun turut meningkatkan jumlah pengajuan bantuan sosial berupa sembako. Pemprov DKI memang memiliki kebijakan untuk menyalurkan bansos sembako bagi warga yang menjalani isolasi mandiri guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Kasie Jaminan Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta Ahmad Taufiq mengatakan, pihaknya masih memiliki stok bansos sembako dari sisa tahun lalu sebanyak 18 ribu paket

"Untuk saat ini kita memiliki stok yang sisa 2021 ini sebanyak hampir 18 ribu. Tadinya 24 ribu, sudah keambil dari kelurahan. Saat ini ada kelurahan yang mengajukan, 56 kelurahan sebanyak total paketnya 940 paket," kata Taufiq saat dihubungi, Kamis (3/2).

Bansos sembako tersebut berisi antara lain beras 20 kg, minyak goreng 2 liter, sarden 7 kaleng, biskuit kaleng, serta mie instan 1 dus.

Dengan terus meningkatnya kasus covid-19 dan kebijakan pemerintah yang meminta agar warga memilih isolasi mandiri jika tanpa gejala dan bergejala ringan, pihaknya pun khawatir stok paket sembako tersebut akan menipis dalam waktu dekat.

Untuk itu, ia pun akan mengajukan penambahan stok paket sembako. Selain itu, penambahan stok bansos ini juga untuk mengantisipasi puncak kenaikan kasus covid-19 yang diperkirakan terjadi pada Februari dan Maret.

"Kita lagi mengajukan kembali rencana jika stok yang ada tinggal 5000a. Mungkin kita akan mengajukan kembali untuk penambahan paket sembako karena diprediksi akan tinggi di Februari sampai Maret," paparnya.

Anggaran bansos sembako untuk pasien isolasi mandiri ini menggunakan APBD DKI dari pos Belanja Tak Terduga (BTT). Diketahui tahun ini, Pemprov DKI menganggarkan dana Rp3 triliun untuk BTT.

"Iya (Rp3 triliun) tapi kan dibagi-bagi. Kalau untuk (bansos) Dinsos hanya untuk isoman dan isoter (isolasi terkendali). Isoter untuk yang ditampung bagi yang klasifikasi OTG bukan sedang atau berat," jelasnya. (OL-6)

Baca Juga

Dok. Labscholl Jakarta

Wagub DKI Jakarta Lepas Lari Lintas Juang SMA Labschool Jakarta Peringati HUT RI ke-77

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 21:30 WIB
Rangkaian Lalinju diawali kegiatan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta dilakukan para siswa khususnya pengurus OSIS...
Antara

Update 17 Agustus: DKI Jakarta Laporkan 2.404 Kasus Covid-19 Hari Ini

👤MGN 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 19:05 WIB
Hari ini, Rabu (17/8) sebanyak 2.404 kasus dari 5.253 kasus covid-19 nasional ditemukan di DKI...
Antara

Pengerjaan MRT Fase 2A Mulai Sasar Pintu Masuk Stasiun Monas

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 18:57 WIB
Pintu masuk Stasiun MRT Jakarta Fase 2A CP201 pertama yang akan dibangun adalah Entrance-1 Stasiun MRT Monas. Adapun pembangunan area...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya