Rabu 13 Januari 2021, 00:40 WIB

Hakim Putuskan Penetapan Tersangka Rizieq Sah

(Medcom/Ant/J-2) | Megapolitan
Hakim Putuskan Penetapan Tersangka Rizieq Sah

ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
SIDANG PUTUSAN PRAPERADILAN RIZIEQ SHIHAB: Suasana sidang praperadilan penetapan tersangka Muhammad Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakar

 

MANTAN pentolan ormas Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab gagal menghirup udara bebas. Hakim tunggal Akhmad Sahyuti menolak permintaan pengujian penetapan tersangka dan penahanan Rizieq dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Akhmad menilai polisi tidak melakukan pelanggaran dalam melakukan penetapan tersangka dan penahanan terhadap Rizieq pada kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan. Penetapan tersangka dan penahan itu sudah sesuai dengan hukum yang berlaku. "Menolak permintaan praperadilan pemohon," kata Akhmad di PN Jakarta Selatan, kemarin.

Hakim juga menilai praperadilan bukan tempat untuk mengeluarkan surat penghentian perkara. Atas dasar itulah, hakim memerintahkan Korps Bhayangkara untuk melanjutkan penyidikan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan itu. Penahanan Rizieq juga tetap diteruskan.

Secara terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan Polri menghormati apa pun keputusan majelis hakim. "Mekanisme praperadilan merupakan hak tersangka," katanya.

Menurut dia, penyidik telah bekerja secara profesional dalam penetapan tersangka dan penahanan Rizieq. Penetapan itu juga berdasarkan dua alat bukti yang cukup. "Penyidik pastinya bekerja secara profesional, menetapkan seseorang sebagai tersangka dan melakukan penahanan itu berdasarkan scientific crime investigation," terang Argo.

Sebelumnya, Rizieq Shihab melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan praperadilan ke PN Jakarta Selatan. Permohonan praperadilan itu terkait dengan penahanan Rizieq serta penetapan tersangka terhadap lima anggota FPI yang terjerat kasus pelanggaran protokol kesehatan.

Tim kuasa hukum Rizieq telah mendaftarkan permohonan gugatan praperadilan terkait dengan penetapan sebagai tersangka dan penahanan, Selasa (15/12/2020). Permohonan terdaftar dengan nomor 150/Pid.Pra/2020/PN.Jkt.Sel.

"Yang kita permasalahkan penetapan tersangka untuk keenamnya, penahanan dan penangkapan Habib Rizieq. Tergugat itu pihaknya Polda Metro Jaya," kata Aziz Yanuar, penasihat hukum Rizieq Shihab.

Sidang pertama digelar pada Senin (4/1) dengan agenda pembacaan permohonan dari pemohon. Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan kasus kerumunan Petamburan, Jakarta Pusat, yang terjadi pada 14 November 2020. Rizieq dianggap menyerahkan diri dan ditahan sejak Minggu (13/12) atas kasus kerumunan. (Medcom/Ant/J-2)

Baca Juga

MI/ Ramdani

Anies Diminta Mundur, PKS: Pahami Dulu Pernyataan Gubernur

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 27 Januari 2021, 05:00 WIB
Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta Muhammad Arifin menilai pernyataan itu berlebihan dan tidak sesuai dengan konteks yang disampaikan...
Antara

Lusa, Kota Bogor Lakukan Vaksinasi Covid Tahap II

👤Dede Susianti 🕔Selasa 26 Januari 2021, 22:35 WIB
PEMKOT Bogor terima vaksis Sinovac tahap kedua sebanyak 5 box dengan jumlah 9.160 dosis. Dari jumlah itu sebanyak 10 dosis khusus untuk...
Antara

Bela Gubernur Anies, PAN: Urus Jakarta Mirip Urus Indonesia

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 26 Januari 2021, 21:16 WIB
Menurut Politisi PAN, mengurus Jakarta bisa dikatakan mirip dengan sulitnya mengurus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya