Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKU Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, hingga hari ini, masih melanjutkan pelacakan kontak erat atas kasus covid-19 yang menimpa Lurah Petamburan.
Sebelumnya, Lurah Petamburan Setiyanto diketahui positif covid-19 dari hasil swab test yang dilakukan Polda Metro Jaya melalui RS Kramatjati.
Setiyanto diketahui terpapar covid-19 saat hendak diperiksa terkait kerumunan massa pada acara pernikahan anak tokoh FPI Rizieq Shihab serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jl KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat.
"Hari ini, tracing masih terus dilanjutkan. Tracing sudah dilakukan sejak kemarin," kata Kasudinkes Jakarta Pusat Erizon saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (19/11).
Baca juga: DPRD DKI belum akan Panggil Anies Soal Kerumunan
Erizon menjelaskan, pelacakan kasus atau 'tracing' tersebut diutamakan pada kontak erat yang berinteraksi langsung dengan Lurah Petamburan.
"Tracing dilakukan pada orang yang kontak dengan pasien," ungkapnya.
Menurutnya, orang yang berstatus kontak erat langsung menjalani tes usap yang dilakukan Puskesmas Kelurahan Petamburan.
Sebelumnya, Lurah Petamburan Setiyanto akan diperiksa Polda Metro Jaya berkaitan dengan kerumunan massa pada acara pernikahan anak tokoh FPI Rizieq Shihab serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jl. KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat.
Stiyanto dipanggil ke Mapolda Metro Jaya bersamaan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Selasa (17/11). Namun, sebelum diperiksa, Setiyanto menjalani rapid test dan dinyatakan reaktif.
Polda Metro Jaya pun merujuk Setiyanto ke RS Kramatjati agar dilakukan swab test dan hasilnya positif. Oleh karenanya, Setiyanto pun urung diperiksa karena harus menjalani isolasi mandiri. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved