Senin 26 Oktober 2020, 00:10 WIB

Waspadai Banjir Kembali 1-2 Hari Ini

Waspadai Banjir Kembali 1-2 Hari Ini

ANTARA
Warga menyelamatkan barang miliknya saat banjir melanda kawasan Bekasi

 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, kemarin dini hari, sibuk mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir akibat tingginya debit air di Sungai Bekasi yang merupakan pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas.

“Kami sudah evakuasi anakanak, wanita, dan warga lanjut usia dahulu. Perahu juga sudah stand by di lokasi,” kata Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Bekasi Hendra.

Hendra mengatakan timnya mengevakuasi warga di Pondok Gede Permai. Wilayah lain di pinggir Sungai Bekasi yang terendam banjir antara lain Perumahan Villa Jatirasa, Villa Nusa Indah, Teluk Pucung, dan Kemang Ifi .

Tinggi air di Sungai Bekasi yang merupakan jalur pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas pada Minggu (25/10) dini hari mencapai 715 sentimeter. Ketinggian air tersebut akibat derasnya hujan di Bogor sepanjang Sabtu (24/11) sore hingga malam. Lokasi hulu Sungai Cileungsi dan Cikeas berada di Bogor, Jawa Barat.

Akibatnya, beberapa perumahan terendam banjir dengan rata-rata ketinggian 1 meter hingga 1,5 meter. “Yang paling tinggi di Villa Jatirasa, ketinggian 190 sentimeter,” kata Hendra.

Sementara itu, BPBD DKI Jakarta juga mencatat 72 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta sempat tergenang banjir dengan ketinggian beragam, dari 30 cm hingga 71 cm, dengan perincian sebanyak 16 RT di Jakarta Selatan dan 56 RT di Jakarta Timur.

‘Update info banjir 25 Oktober 2020 pukul 06.00 terdapat 72 RT (0,24%) yang tergenang banjir di Jakarta’, tulis BPBD dalam keterangan resminya, Minggu (25/10).

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pos pengungsian dan pengungsi di titik-titik yang tergenang itu. Termasuk kondisi jalan tergenang pun tercatat tidak ada.

Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI, wilayah yang tergenang banjir di Jaksel terdapat di Kelurahan Pejaten Timur, Kebon Baru, Rawajati, Manggarai, Pengadegan, dan Bintar. Semua wilayah tersebut merupakan kawasan yang dilintasi Kali Ciliwung.

Lurah Manggarai Budi Santoso menyebutkan air mulai naik dan menggenangi wilayah RT 09 dan 010 di RW 01 pada pukul 03.00 WIB. Menurut Budi, air hanya merendam jalan permukiman dan bagian depan rumah warga, dan belum ada laporan air masuk ke dalam rumah warga. Untungnya, kemarin siang air sudah surut.

Di sisi lain, Lurah Kebun Baru Fadhila mengatakan ada dua titik genangan di wilayahnya, yaitu di RT 08 dan RT 010, RW 10, Jalan Perintis Ujung. 

Dia menyebut petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kebun Baru membersihkan sampah di lokasi saat banjir surut kemarin siang. Para petugas juga mengimbau warga untuk waspada akan potensi banjir susulan. “Kami juga berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW untuk mengimbau warga agar mengungsi apabila terjadi banjir sewaktuwaktu,” jelasnya.

Namun, kemarin sekitar pukul 18.00, BPBD DKI kembali melaporkan terdapat 20 RT yang masih tergenang air, terdiri atas 16 RT di Jakarta Selatan dan 4 RT di Jakarta Timur. (Ssr/Hld/Ant/J-1)
 

Baca Juga

Ist

Penumpang MRT Jakarta Dapat Hand Sanitizer Gratis

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 November 2020, 00:20 WIB
Meski PSBB di DKI Jakarta masih akan diterapkan secara efektif hingga 6 Desember 2020, tidak bisa dimungkiri masyarakat memiliki keperluan...
ANTARA

Kasus Kerumunan Petamburan, Polisi Berpeluang Panggil Rizieq

👤Rachmatul Fajri 🕔Sabtu 28 November 2020, 19:55 WIB
Dari gelar perkara disimpulkan kerumunan di Petamburan itu memenuhi unsur pidana terkait Pasal 93 jo Pasal 9 UU RI Nomor 6 Tahun 2018...
Istimewa

Warga Lahan Jalan Sutan Syahrir Minta Keadilan Polri

👤Selamat Saragih 🕔Sabtu 28 November 2020, 18:50 WIB
PERSELISIHAN harta kekayaan negara berupa barang milik negara sudah setahun belum juga menemui titik temu. Seperti di lahan jalan Sutan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya