Senin 17 Agustus 2020, 13:50 WIB

Epidemiolog: DKI Belum Perlu Terapkan Kebijakan Rem Darurat Kini

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Epidemiolog: DKI Belum Perlu Terapkan Kebijakan Rem Darurat Kini

MI/Bary Fathahilah
Mural covid-19

 

Pemberlakuan kebijakan rem darurat atau emergency break di Jakarta dianggap belum tepat diterapkan saat ini. Angka kasus covid-19 di Ibu Kota masih tinggi. Kemarin (16/8) ada penambahan 518 kasus dengan total kasus positif covid-19 mencapai 29.554.

"Menurut saya, untuk saat ini belum pas diterapkan rem darurat. DKI masih bisa optimalkan tes lacak isolasi yang disinergikan dengan semua daerah penyangga Ibu Kota," ungkap Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman, Jakarta, Senin (17/8).

Ia berbendapat kebijakan rem darurat akan diperlukan saat adanya puncak atau menjelang puncak covid-19 yang diperkirakan terjadi diakhir September atau awal Oktober.

Baca juga: Covid-19 Tinggi, Wagub : Ada Cara Cepat Putus Rantai Penularan

"Memang kasus covid-19 di Jakarta sudah tinggi, tapi belum yang terburuk," kata Dicky.

Pemprov DKI Jakarta diminta terus memperbanyak testing covid-19. Pandemi ini, sebutnya, masih belum bisa diprediksi akan berakhir kapan.

"Perang lawan covid-19 ini masih lama, sehingga kita perlu memilih strategi yang tepat, efisien, dan efektif," pungkas Dicky.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menuturkan ada beberapa indikatornya untuk menentukan kapan kebijakan rem darurat atau emergency break diberlakukan. Satu di antaranya ialah angka positivity rate atau rasio kasus positif covid-19. Di DKI angka positivity rate 8,9%.

"Ya kan banyak indikatornya. Tadi kan Pak Gubernur (Anies) menyampaikan kalau angka positivity rate dib awah 5% baik, di atas 5% mengkhawatirkan, di atas 10% tidak baik. Rt di DKI masih 1,09. Kalau kalau angkanya jelek sekali kita memberlakukan emergency break," tukas Riza di Balai Kota Jakarta. (OL-14)

 

Baca Juga

AFP/Ardikta Nugroho.

Wagub DKI Menerima Aspirasi Masyarakat Tuntut Holywings Ditutup

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Senin 27 Juni 2022, 15:28 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah melayang surat teguran sesuai prosedur yang...
MI/RAMDANI

Penjual Oleh-Oleh Haji di Tanah Abang Kembali Berjualan

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Senin 27 Juni 2022, 15:21 WIB
Setelah dua tahun tidak diadakannya ibadah haji, mereka mengaku sepi pelanggan, bahkan ada yang sampai menutup...
MI/Supardji Rasban

30.900 Lulusan SMP di Kota Depok tidak Tertampung di SMA Negeri

👤Kisar Rajaguguk 🕔Senin 27 Juni 2022, 14:59 WIB
PULUHAN ribu orang lulusan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Depok, Jawa barat tidak diterima di sekolah menengah atas (SMA) negeri...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya