Rabu 15 Juli 2020, 10:51 WIB

Masyarakat Lenteng Agung Butuh JPO yang Layak

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Masyarakat Lenteng Agung Butuh JPO yang Layak

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi--Jembatan penyeberangan orang (JPO)

 

KETIADAAN Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan membuat masyarakat sekitar mengernyitkan dahi.

Pasalnya, tidak adanya JPO membuat masyarakat mesti membayar ke PT KAI atau KCJ bila hendak melintas ke seberang jalan karena mesti melalui stasiun kereta api.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Dedi Supriadi mengatakan keberadaan JPO di antara Universitas Pancasila dan Stasiun Lenteng Agung sudah lama diharapkan warga.

Baca juga: Pemprov DKI Harus Batalkan Izin Reklamasi Ancol

Pasalnya, para pejalan kaki tidak lagi punya akses menyeberang rel kereta api, kecuali di pintu masuk stasiun KA Universitas Pancasila yang mewajibkan mereka membayar menggunakan uang elektronik.

"Tidak adil tentunya bila hanya untuk menyeberang, pejalan kaki dipungut bayaran dengan tarif menaiki KRL," papar Dedi yang merupakan anggota DPRD DKI dari daerah pemilihan Jakarta Selatan.

Dedi meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Dinas Bina Marga, segera membangunkan JPO karena perlintasan jalan raya dan kereta juga lebih berisiko daripada JPO.

Dedi juga menilai perlintasan tersebut sangat ramai karena selain warga, mahasiswa dan pelajar juga banyak yang butuh akses menyeberang Jalan Lenteng Agung Raya.

"Kita memang sedang ada penghematan di era pandemi ini, tapi sebaiknya Pemprov DKI memberi prioritas untuk hal terkait keselamatan transportasi," ujar Dedi. (OL-1)

Baca Juga

Antara/M Risyal Hidayat.

Pemprov DKI Tegaskan tidak Ada Pembelian Lahan Makam Baru

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 05 Maret 2021, 02:50 WIB
TPU Rorotan ada 3.900 meter persegi dan lahan yang hendak ditata dengan dana Rp3,3 miliar. TPU Tegal Alur untuk makam pahlawan ada lahan...
MI/Vicky Gustiawan.

DKI Nihil Zona Merah Tetap Gencarkan 3T dan Disiplin 5M

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 05 Maret 2021, 01:55 WIB
Di Januari penambahan kasus bisa mencapai lebih dari 3.000 dalam sehari bahkan pernah di atas 4.000 kasus. Kemudian dalam sepekan terakhir,...
MI/Andri Widiyanto

Diserobot Kendaraan Bermotor, Jalur Sepeda Akan Diawasi Petugas

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 04 Maret 2021, 21:31 WIB
"Untuk itu, jalan itu nanti kita akan tertibkan dan atur ke depan. Kalau masih ada yang nyerobot tentu perlu ada peningkatan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya