Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama hakul yakin bakal diposisikan sebagai bakal calon (balon) Gubernur DKI jikalau benar dirinya diusung oleh PDI Perjuangan. Dia bilang posisi balon gubernur akan tetap ada pada dirinya.
"Kalau PDIP mengusung saya, saya yakin saya gubernur dan pak Djarot jadi wakil gubernur," kata pria yang akrab disapa Ahok saat wawancara khusus di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/3).
PDI P merupakan partai paling banyak mendapatkan kursi di DPRD DKI Jakarta. Dengan jumlah 28 kursi, PDI P berhak mengusung balon gubernur dan wakil gubernur tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Biasanya partai pemenang akan mengusulkan satu nama calon sebagai balon gubernur.
Ahok memastikan PDIP tak akan memberikan kesempatan Djarot menjadi balon Gubernur. Dia meramalkan Djarot akan tetap menjadi balon wakil Gubernur. "Oh pasti (nama Ahok sebagai Gubernur). Saya kenal baik PDIP seperti apa dan saya kenal bu Mega lama," terang dia.
Sementara itu hingga kini PDIP masih belum menentukkan sikap. Ahok ilang sudah berbicara kepada Ketua Umum PDI P, Megawati Soekarnoputri terkait keinginannya menggandeng Djarot. Mantan bupati Belitung Timur ini pun memberi tenggat waktu kepada PDIP.
"Kita kasih waktu seminggu dua minggu. Kalau direstui gandeng Pak Djarot dari jalur independen, kita langsung isi formulir (independen)," tegas Ahok. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved