Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai hari ini memberlakukan pelarangan penggunaan kantung belanja berbahan plastik yang diatur melalui Peraturan Gubernur No. 142 tahun 2020.
Kebijakan ini ditujukan untuk mengurangi timbunan sampah plastik yang mencapai 13 juta ton per tahun di TPST Bantargebang.
Sebelumnya, Indonesia juga pernah mengeluarkan kebijakan plastik belanja berbayar. Namun, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan kebijakan ini tidak efektif untuk mengurangi sampah dari sumbernya karena masih banyak orang yang mau membayar plastik belanja.
"Jika sekali pakai tentu tidak memenuhi prinsip guna ulang (reusable) yang dirancang untuk dapat digunakan berulang kali, sehingga tidak menjawab tujuan dari kebijakan ini, yaitu pengurangan sampah di sumber," kata Andono, Selasa (30/6).
Di TPST Bantar Gebang, sampah bekas kresek menyumbang jumlah yang signifikan. Saat ini, sampah di TPST Bantargebang sudah mencapai 39 juta ton. Sebanyak 34% dari angka tersebut atau 13 juta ton adalah plastik dan kebanyakan kantong kresek.
Hal ini disebabkan jenis kantong kresek tidak laku dikumpulkan oleh pemulung untuk didaur ulang oleh industri daur ulang. Padahal bila tidak didaur ulang, maka plastik hanya akan menjadi sampah yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terdekomposisi secara alamiah.
Sampah plastik sudah menjadi masalah global. Tahun 2015, Jambeck Research Group merilis laporan penelitian 'Plastic waste inputs from land into the ocean' yang dilakukan pada 192 negara. Dalam laporan tersebut memuat peringkat 192 negara berdasarkan perkiraan sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik di tahun 2010. Indonesia turut menyumbang sampah plastik di laut sebesar 1,3 juta ton per tahun, berada di peringkat kedua setelah Tiongkok sebesar 3,5 juta ton per tahun.
Baca juga: Belanja Tanpa Kantung Plastik Mulai Berlaku Hari Ini
Ia pun meyakini kebijakan ini akan efektif untuk mengurangi timbunan sampah plastik.
"Kita memerlukan kebijakan untuk menangani masalah sampah plastik ini. Menginggat pengelolaan sampah plastik sudah menjadi masalah global, tidak saja masalah lokal Indonesia," tukasnya.
Tahap awal, lanjut Andono, dimulai dari pembatasan kantong plastik sekali pakai atau kresek. Jenis ini banyak substitusinya, sehingga diyakini tidak merepotkan masyarakat.
"Harapannya kesadaran masyarakat untuk bijak menggunakan plastik bisa terbangun dari disiplin membawa Kantong Belanja ramah Lingkungan ketika berbelanja," tegas Andono. (OL-14)
Program Mudik Gratis tahun ini melayani perjalanan ke 20 kota dan kabupaten yang tersebar di berbagai provinsi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).
Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat.
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Pembakaran plastik yang tidak sempurna melepaskan senyawa beracun yang sangat stabil, yakni dioksin dan furan.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Pameran internasional terbesar untuk sektor mesin, material, dan teknologi pengolahan plastik serta karet, Plastics & Rubber Indonesia, akan kembali hadir pada 19–22 November 2025.
Pemerintah terus mendorong penggunaan sustainable material di sektor industri, salah satunya melalui pengembangan bioplastik.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved