Rabu 01 Juli 2020, 06:25 WIB

Relawan Kecewa Anies Ingkar Janji

(Put/Uta/J-2) | Megapolitan
Relawan Kecewa Anies Ingkar Janji

ANTARA/Andika Wahyu
Sebuah ekskavator meratakan pasir di proyek reklamasi Pantai Ancol, Jakarta Utara, Selasa (17/4)

 

RELAWAN Jaringan Warga (Jawara) Anies-Sandi memprotes langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menerbitkan izin pelaksanaan reklamasi perluasan kawasan rekreasi Ancol dan Dufan seluas 155 hektare (ha). Anies dianggap melanggar janjinya yang menentang reklamasi saat kampanye 2017.

"Kami mendukung Anies-Sandi dalam pilkada DKI disebabkan komitmen dan kegigihan Anies menolak kegiatan reklamasi dalam bentuk apa pun. Anies menempatkan menghentikan reklamasi pada poin ke-4 dari 23 janjinya," ungkap Koordinator Relawan Jawara Anies-Sandi, Sanny Irsan, di Jakarta, Selasa (30/6).

Keputusan Anies menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 237 Tahun 2020 tentang perluasan taman rekreasi Ancol dan Dufan mengecewakan pendukungnya yang bermukim di wilayah pesisir dan Kepulauan Seribu.

Dua dari 17 pulau yang akan direklamasi terletak di area pantai Taman Impian Jaya Ancol. Pulau tersebut bernama Pulau K seluas 32 ha dan Pulau J seluas 320 ha.

"Ini merupakan kelanjutan dari rencana awal reklamasi di Pulau K dan Pulau J tetapi dengan konsep berbeda, yaitu menyambung pulau buatan tersebut ke daratan sehingga tidak terlihat berbentuk pulau," tutur Sanny.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, mengaku kecolongan terkait penerbitan izin reklamasi kawasan Ancol. Apalagi, izin itu telah diterbitkan Gubernur Anies sejak Februari 2020. "Boleh dibilang kami kecolongan. Seharusnya dibahas di DPRD dulu," katanya.

Di tempat terpisah, PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Tbk mengklaim perluasan kawasan Ancol demi membawa nama baik Ibu Kota di mata internasional. "PT PJA ingin Ancol menjadi taman hiburan utama di Asia Tenggara, bahkan di Asia. Tentunya kita mau membanggakan Jakarta. Bagaimanapun 72% saham PT PJA dimiliki Pemprov DKI," papar Head of Corporate Secretary PJA, Agung Praptono.

Meski demikian, pihaknya belum mengutamakan proyek perluasan kawasan Ancol sejak pandemi covid-19 merebak. Reklamasi akan dilakukan secara bertahap setelah kondisi keuangan membaik. PT PJA memastikan kewajiban dan kontribusi yang diminta Pemprov DKI akan dilunasi. (Put/Uta/J-2)

Baca Juga

dok.mi

Polda Metro Janji Tindak Tegas Anggotanya yang Lakukan Pungli

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 29 September 2022, 18:30 WIB
POLDA Metro Jaya menyebut akan menindak tegas anggotanya yang melakukan pungutan liar...
Medcom

Ketagihan Narkoba, Putri Pedangdut Mencuri Belasan Motor

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 29 September 2022, 18:21 WIB
Setiap motor yang dia curi, lalu dia jual ke penadah dengan harga Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per...
MI/RUDI/DOK.PEMKOT

Pemkot Bekasi Perbaiki Jalan Longsor di Kawasan Bantargebang

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 29 September 2022, 18:08 WIB
Pelaksanaan konstruksi penurapan dengan bored pile yang dipilih disesuaikan dengan jenis tanah. Selain itu juga harus sesuai dengan kondisi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya