Rabu 02 Maret 2016, 02:20 WIB

Dian Bersyukur Bayi Suci Kembali ke Pelukannya

Administrator | Megapolitan
Dian Bersyukur Bayi Suci Kembali ke Pelukannya

Ilustrasi

 

DIAN Ekawati, 30, berulang-ulang mencium Suci Subari, bayinya yang berusia empat bulan. Bayi perempuan dalam gendongannya itu didekap erat-erat. Hatinya belum tenang, masih terbayang jelas peristiwa penculikan Suci pada 23 Februari lalu.

Kejadian itu bermula saat Dian harus pindah kontrakan pascakebakaran di tempat tinggalnya di belakang Pasar Pagi Mangga Dua, Jakarta Utara. Situasi yang tidak menentu membuatnya harus mencari pekerjaan, membantu sang suami yang mencari nafkah dengan berdagang.

Kekalutan Dian itu dimanfaatkan Uripah Al Desy, 33, yangbaru dikenalnya. Desy menawarkan pekerjaan dan mengajak Dian bertemu di Atrium, Senen, Jakarta Pusat.

Pada pertemuan itu, Desy menyerahkan kartu ATM dan memintanya untuk mengambil uang. Tanpa curiga, Dian menitipkan bayinya dan menuruti permintaan Desy untuk mengambil uang. Namun, saat kembali, sang pelaku sudah kabur membawa bayinya.

“Saya takut anak saya dijadiin pengemis,” tutur Dian saat dipertemukan dengan buah hatinya di ruang kerja Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti, Selasa (01/03).

Saat kehilangan bayinya, dengan panik luar biasa Dian pontang-panting mencari ke segala tempat. Namun, usahanya dari pagi hingga sore tidak membuahkan hasil. Tidak mau menyerah, Dian melapor ke Kepolisian Sektor Senen, Jakarta Pusat, hingga ke Polda Metro Jaya. Ia berharap aparat kepolisian bisa menemukan anaknya. Dian bersyukur, laporannya pada 24 Februari itu direspons dengan cepat oleh polisi. Suci ditemukan pada Selasa (1/3) dini hari.

“Saya sangat berterima kasih Suci sudah kembali ke pelukan saya,” ujarnya dengan mata yang basah. Dian menyesal sudah terlalu percaya kepada orang yang baru dikenalnya. Dalam kesempatan itu, Krishna Murti mengatakan informasi yang didapat Subdit Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) tergolong minim.

“Kami mengurut dari Atrium, Senen, kemudian didapat alamat terduga pelaku atas nama Kokom, 43,” ujarnya. Dari situ pengembangan berlanjut hingga menjurus ke Uripah Al Desy, Mini, 56, dan Sri Mulyaningsih, 39.

Menurut Krishna, keeempat pelaku penculikan bayi itu merupakan pembantu rumah tangga. Bayi tersebut sudah dijual seharga Rp2,5 juta kepada Mini. Namun, belum diketahui akan dijual ke mana lagi bayi Suci. “Nanti akan dikembangkan di pemeriksaan,” tuturnya.

Atas perbuatan tersebut, para pelaku dikenai Pasal 328 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman penjara 12 tahun. Selain itu, mereka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara 15 tahun. (Anshar Dwi Wibowo/J-4)

Baca Juga

AFP

Rizieq Shihab Melarikan Diri Dari RS Ummi Lewat Gudang Obat

👤Dede Susanti 🕔Minggu 29 November 2020, 09:54 WIB
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser mengungkapka bahwa Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela Islam (FPI) telah...
Ist

Penumpang MRT Jakarta Dapat Hand Sanitizer Gratis

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 November 2020, 00:20 WIB
Meski PSBB di DKI Jakarta masih akan diterapkan secara efektif hingga 6 Desember 2020, tidak bisa dimungkiri masyarakat memiliki keperluan...
ANTARA

Kasus Kerumunan Petamburan, Polisi Berpeluang Panggil Rizieq

👤Rachmatul Fajri 🕔Sabtu 28 November 2020, 19:55 WIB
Dari gelar perkara disimpulkan kerumunan di Petamburan itu memenuhi unsur pidana terkait Pasal 93 jo Pasal 9 UU RI Nomor 6 Tahun 2018...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya