Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ARTIS senior Tio Pakusadewo mengaku menggunakan narkoba untuk mengurangi rasa sakit akibat stroke. Alasan itu tak dianulir polisi.
"Pengakuannya itu untuk hilangkan sakitnya. Tapi kan kita bukan ke arah sana, tapi kita masuknya yang bersangkutan telah menggunakan dan menyalahgunakan narkotika jenis sabu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (15/4).
Baca juga: Hari Pertama PSBB, Stasiun Bogor Masih Padat
Selain menghilangkan rasa sakit, Tio juga masih ketergantungan dengan narkoba. Rehabilitasi dari kasus narkoba yang dijalaninya beberapa tahun lalu belum membuahkan hasil.
Untuk itu, pihak keluarga Tio mengajukan asesmen hari ini. Keluarga ingin Tio direhabilitasi untuk bisa menghilangkan ketergantungannya dari obat-obatan terlarang itu.
"Mudah-mudahan hari ini selesai nanti kita ajukan ke yang berkompeten untuk yang bersangkutan direhabilitasi karena yang bersangkut lagi stoke," ujar Yusri.
Dalam kasus ini polisi masih menetapkan Tio sebagai pengguna narkoba. Belum ada bukti yang menjurus ke arah pengedar.
Tio Pakusadewo kembali berurusan dengan polisi. Dia dicokok karena kasus narkoba.
"Iya (Tio ditangkap)," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes, Herry Heryawan, saat dihubungi, Selasa (14/4).
Baca juga: Warga DKI Dapat Bantuan, DPRD: Jangan Makanan Instan
Herry belum berkenan membeberkan kronologi penangkapan aktor The Raid 2 itu. Saat ini kasus Tio masih disidik tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. "Nanti dijelaskan Kabid Humas," tandas Herry.
Tio bukan pertama kali berurusan dengan narkoba. Sebelumnya dia pernah ditangkap kepolisian Polda Metro Jaya di kediamannya karena kedapatan memiliki sabu pada Desember 2017. (Medcom.id/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved